Javanusa.com—Menyimpan semua bahan makanan di dalam kulkas belum tentu menjadi pilihan terbaik.
Beberapa jenis makanan justru lebih cepat mengalami perubahan tekstur, rasa, hingga kualitas ketika disimpan pada suhu dingin.
Karena itu, penting mengetahui makanan apa saja yang sebaiknya disimpan di luar kulkas agar tetap segar dan tahan lebih lama.
Kulkas memang membantu memperpanjang masa simpan berbagai bahan pangan, terutama daging, ikan, dan produk olahan susu. Namun, ada sejumlah makanan yang kualitasnya justru menurun akibat suhu dingin dan kelembapan di dalam lemari pendingin.
Mulai dari umbi-umbian hingga biji kopi, berikut 10 makanan yang sebaiknya tidak disimpan di kulkas beserta cara penyimpanan yang tepat.
1. Kentang dan Ubi
Kentang dan ubi sebaiknya disimpan di tempat yang kering serta sejuk, bukan di dalam kulkas. Suhu dingin mempercepat perubahan pati menjadi gula sehingga rasanya menjadi lebih manis dan teksturnya berubah lebih kasar.
Hindari menyimpannya dalam kantong plastik kedap udara karena kondisi tersebut dapat mempercepat pembusukan. Simpan di lemari makanan yang terlindung dari sinar matahari langsung.
2. Bawang Bombai
Kelembapan di dalam kulkas membuat bawang bombai lebih cepat lembek, kusam, dan berjamur. Penyimpanan terbaik adalah di tempat yang kering dengan suhu sejuk serta memiliki sirkulasi udara yang baik.
Cara ini membantu menjaga tekstur bawang tetap renyah sekaligus mempertahankan aroma khasnya.
3. Bawang Putih dan Bawang Merah
Menyimpan bawang putih maupun bawang merah di kulkas dapat memicu pertumbuhan tunas. Selain itu, teksturnya menjadi lebih kenyal dan cita rasanya berkurang sehingga kurang maksimal saat digunakan untuk memasak.
Simpan kedua jenis bawang tersebut di tempat kering dengan ventilasi udara yang baik dan jauh dari paparan sinar matahari.
4. Tomat
Tomat termasuk bahan makanan yang sering keliru disimpan di kulkas. Padahal, suhu dingin membuat buah ini menjadi lembek, kusam, dan kehilangan sebagian cita rasanya.
Agar tetap segar, simpan tomat pada suhu ruang di area yang memiliki sirkulasi udara lancar, misalnya di meja dapur.
5. Buah-buahan
Beberapa jenis buah seperti pisang, alpukat, semangka, melon, apel, pir, stroberi, mangga, jeruk, dan pepaya lebih baik dikonsumsi dalam keadaan segar daripada disimpan lama di kulkas.
Penyimpanan pada suhu dingin dapat mengurangi kandungan antioksidan, membuat tekstur buah lebih kering, dan menghambat proses pematangan alami.
6. Biji Kopi
Biji kopi tidak dianjurkan disimpan di dalam kulkas karena kelembapan dapat memengaruhi kualitasnya. Selain membuat hasil seduhan terasa kurang pekat, biji kopi juga mudah menyerap aroma makanan lain.
Gunakan wadah kedap udara dan simpan di tempat yang sejuk serta terhindar dari sinar matahari langsung.
7. Roti
Banyak orang menyimpan roti di kulkas agar lebih awet. Namun, cara ini justru membuat roti cepat mengering dan teksturnya menjadi keras.
Untuk penyimpanan hingga tiga hari, cukup letakkan roti dalam wadah tertutup pada suhu ruang. Jika ingin menyimpannya lebih lama, masukkan ke wadah kedap udara sebelum disimpan di freezer.
8. Minyak
Minyak zaitun, minyak kelapa murni, maupun minyak kelapa sawit tidak memerlukan penyimpanan di kulkas. Suhu dingin dapat membuat minyak mengental bahkan membeku.
Simpan minyak di tempat yang gelap dengan suhu ruang agar kualitasnya tetap terjaga.
9. Daun Rempah
Daun bawang, kemangi, ketumbar, seledri, daun salam, dan peterseli sebaiknya tidak disimpan di dalam kulkas. Daun-daunan ini mudah menyerap aroma makanan lain sehingga wanginya berkurang.
Jika ingin menyimpannya lebih lama, rendam bagian batangnya di dalam air agar tetap segar.
10. Kacang-kacangan
Kacang tanah, almond, mete, maupun kacang hijau mentah juga lebih baik disimpan di luar kulkas. Suhu dingin dapat mengurangi rasa gurih alami serta membuat kacang menyerap bau dari bahan makanan lain.
Gunakan wadah kedap udara dan simpan di tempat yang kering. Apabila ingin menyimpannya hingga sekitar satu tahun, simpan dalam wadah tertutup di dalam freezer.
Simpan Makanan Sesuai Karakteristiknya
Tidak semua bahan makanan membutuhkan suhu dingin agar tetap awet. Menyesuaikan cara penyimpanan dengan karakter masing-masing bahan dapat membantu menjaga rasa, tekstur, aroma, sekaligus kualitas gizinya lebih lama.
Dengan memahami jenis makanan yang tidak boleh masuk kulkas, Anda juga bisa mengurangi risiko makanan cepat rusak dan menghindari pemborosan. (*)






