Javanusa.com—Kebakaran melanda kawasan Pasar Jorong Timpeh 4, Kenagarian Kamang, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Jumat (4/9/2026) pagi.
Sebanyak 10 unit ruko terbakar dalam kejadian yang diduga berasal dari korsleting listrik tersebut.
Kerugian akibat kebakaran Pasar Timpeh Sijunjung itu diperkirakan mencapai Rp800 juta. Nilai tersebut mencakup bangunan, barang dagangan, dan aset lain yang berada di dalam ruko.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Sijunjung, Zulkifli, membenarkan kejadian tersebut.
Ia mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 07.45 WIB. Dua menit kemudian, tepatnya pukul 07.47 WIB, armada pemadam langsung berangkat menuju lokasi.
Jarak dari Posko Damkar Kamang Baru menuju titik kebakaran mencapai sekitar 11 kilometer. Petugas tiba di lokasi pada pukul 07.58 WIB untuk melakukan pemadaman.
Api cepat menjalar karena posisi ruko saling berdempetan. Kondisi tersebut membuat petugas membutuhkan waktu lebih lama untuk mengendalikan seluruh titik api.
“Api cukup cepat merembet karena bangunan ruko-ruko di pasar ini saling berdempetan, sehingga butuh waktu untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam sebelum kami menyatakan penanganan selesai,” kata Zulkifli.
Petugas akhirnya menyelesaikan proses pemadaman dan memastikan kondisi aman pada pukul 11.15 WIB. Penanganan berlangsung sekitar tiga setengah jam sejak petugas tiba di lokasi.
Diduga Berawal dari Korsleting Listrik
Zulkifli menyebut korsleting listrik sebagai dugaan sementara penyebab kebakaran. Namun, dugaan tersebut masih menjadi catatan awal berdasarkan pengamatan petugas di lapangan.
“Untuk penyebabnya, sementara ini kami menduga akibat konsleting listrik. Ini menjadi catatan penting bagi kami dan tentu akan menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Kebakaran tersebut menghanguskan 10 unit ruko di kawasan pasar. Kerugian material sementara mencapai sekitar Rp800 juta.
Kerugian itu meliputi kerusakan bangunan serta barang dagangan dan aset lain yang ikut terbakar.
Damkar Kerahkan 12 Personel
Untuk menangani kebakaran Pasar Jorong Timpeh 4, Damkar Sijunjung mengerahkan satu unit mobil pemadam jenis Fuso.
Armada tersebut berasal dari Posko Damkar Kamang Baru. Sebanyak 12 personel ikut turun untuk memadamkan api dan melakukan pendinginan.
Petugas terus menyisir area ruko setelah api berhasil dikendalikan. Langkah itu dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
“Seluruh personel yang kami kerahkan bekerja maksimal sejak tiba di lokasi hingga memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa di area ruko yang terbakar,” ujar Zulkifli.
Tidak Ada Laporan Korban
Kebakaran terjadi di kawasan Jorong Timpeh 4, Kenagarian Kamang, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.
Hingga penanganan berakhir pukul 11.15 WIB, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut berdasarkan laporan Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Sijunjung. (*)






