Padang, Javanusa—Polda Sumbar mengerahkan 100 personel Search and Rescue (SAR) Satuan Brimob untuk mengevakuasi warga terdampak banjir di sejumlah wilayah Kota Padang.
Langkah cepat ini dilakukan setelah hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur kota tersebut pada Senin (3/8/2026) sore hingga malam memicu banjir di berbagai kawasan.
Operasi penyelamatan difokuskan pada lokasi yang mengalami genangan tinggi dan membutuhkan penanganan segera.
Personel SAR diterjunkan untuk membantu proses evakuasi sekaligus memastikan keselamatan warga yang masih terjebak banjir.
Sebanyak 100 personel Satbrimob Polda Sumbar bergerak di bawah komando Dansatbrimob Polda Sumbar, Kombes Pol. Lukman Syafri Dandel Malik, S.I.K, M.H. Mereka dibagi ke dalam beberapa tim yang disebar ke sejumlah titik terdampak di Kota Padang.
Rincian penempatan personel meliputi Posko Komando dengan 14 personel yang dipimpin langsung oleh Kombes Pol. Lukman Syafri Dandel Malik.
Sementara itu, Tim 1 SAR Brimob beranggotakan 15 personel di bawah pimpinan Aipda Masrizal bertugas di Kampung Lapau Munggu/Guo, Kecamatan Kuranji.
Selanjutnya, Tim 2 yang dipimpin Iptu Ferry Siahaan ditempatkan di kawasan Sungai Sapih dengan kekuatan 15 personel.
Tim 3 berjumlah 20 personel di bawah komando Iptu M. Yusuf, S.H. melaksanakan evakuasi di Dadok Tunggul Hitam.
Di sisi lain, Tim 4 yang dipimpin Ipda Andi Susandi mengerahkan 21 personel ke kawasan Maransi Aia Pacah.
Sedangkan Tim 5 dari Den Gegana beranggotakan 15 personel di bawah pimpinan Ipda Hendra Eka Putra bertugas memperkuat proses evakuasi di kawasan Maransi.
Prioritaskan Evakuasi Kelompok Rentan
Untuk mendukung operasi kemanusiaan tersebut, setiap tim dibekali perlengkapan SAR, mulai dari perahu karet, pelampung, helm penyelamatan, tali evakuasi, perangkat komunikasi hingga kendaraan operasional khusus.
Prioritas utama diberikan kepada kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, dan warga yang tidak dapat keluar dari rumah akibat tingginya genangan air.
Hingga Senin malam, personel Satbrimob masih berada di lapangan untuk melakukan penyisiran di kawasan terdampak. Langkah itu dilakukan guna memastikan seluruh warga memperoleh bantuan dan tidak ada yang tertinggal.
Polda Sumbar Minta Warga Tetap Waspada
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S, M.Tr.A.P, mengatakan pengerahan personel merupakan tindak lanjut atas instruksi Kapolda Sumbar sebagai bentuk respons cepat terhadap bencana banjir.
“Sesuai instruksi langsung dari Bapak Kapolda Sumbar, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K, kami telah mengerahkan 100 personel SAR Satbrimob Polda Sumbar ke sejumlah titik banjir di Kota Padang. Seluruh personel dilengkapi dengan peralatan SAR yang memadai dan terus berada di lapangan untuk melaksanakan evakuasi, mengamankan warga, serta memberikan bantuan darurat yang dibutuhkan,” ujar Kombes Pol. Susmelawati Rosya, Selasa (4/8/2026).
Ia menambahkan, Kapolda Sumbar juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, Basarnas, BPBD, TNI, serta instansi terkait agar penanganan banjir berjalan lebih optimal.
Selain itu, Polda Sumbar mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem. Warga yang tinggal di daerah rawan banjir maupun bantaran sungai diminta segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman atau berkoordinasi dengan petugas apabila membutuhkan bantuan. (*)






