100 Petani Padang Panjang Dibekali Pelatihan Pestisida Terbatas

Penulis -

Rabu, 1 Mei 2024 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para petani Padang Panjang mengikuti Training of User Pestisida Terbatas, Selasa (30/4/2024). (Foto: Diskominfo Padang Panjang)

Para petani Padang Panjang mengikuti Training of User Pestisida Terbatas, Selasa (30/4/2024). (Foto: Diskominfo Padang Panjang)

Padang Panjang, Javanusa—Sebanyak 100 petani Padang Panjang mengikuti Training of User Pestisida Terbatas, Selasa (30/4/2024) di Gedung M. Sjafei.

Kegiatan ini merupakan kerja sama Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) dengan Aliansi Stewardship Herbisida Terbatas (Alishter). Menghadirkan narasumber dari Dispangtan dan Dinas Kesehatan (Dinkes).

Kepala Dispangtan, Ade Nafrita Anas memberikan apresiasi kepada Alishter atas terselenggaranya pelatihan pestisida terbatas kepada petani ini.

“Pelatihan ini penting untuk diikuti para petani karena erat kaitannya dengan penggunaan pestisida yang diatur negara,” katanya.

Baca Juga: Padang Panjang Raih Penghargaan Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor

Hal ini supaya penggunaan pestisida tidak hanya efektif dan bermanfaat dalam mendukung usaha para petani, tetapi juga aman untuk hasil pertanian yang dikonsumsi dan aman bagi lingkungan.

“Ini akan menjadi semangat baru bagi petani kita bagaimana cara penggunaan pestisida yang efektif,” ucapnya.

“Selama ini, kita terlena dengan pupuk bersubsidi. Padahal lebih banyak lagi keunggulan dari pestisida. Kalau penggunaan pupuk tidak langsung ke tanaman, pestisida langsung terkontak ke objek tanaman. Selain itu pengunaan pestisida juga unggul dalam nilai ekonomi,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Alishter, Syafrizal menjelaskan, pelatihan ini didasari Peraturan Menteri Pertanian mengatakan pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam penggunaan pestisida. Serta sebagai upaya meminimalkan dampak negatifnya terhadap petani dan lingkungan.

“Kami berharap dengan pelatihan ini, petani dapat memanfaatkan pestisida secara benar dan bijaksana dengan dampak negatif seminimal mungkin,” tuturnya. (*/jn02)

Baca Juga :  Polres Limapuluh Kota Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, 620 Liter Bio Solar Diamankan

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB