155.165 Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Lebaran 2024

Penulis -

Rabu, 3 April 2024 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memeriksa kesiapan personel saat Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024 di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (3/4/2024). (Foto: Humas Polri)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memeriksa kesiapan personel saat Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024 di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (3/4/2024). (Foto: Humas Polri)

Jakarta, Javanusa—Polri bersama TNI menyiapkan 155.165 personel untuk mengamankan mudik Lebaran 2024.

Pengamanan ini terpusat dalam Operasi Ketupat 2024 yang berlangsung selama 13 hari, mulai dari tanggal 4 sampai dengan 16 April 2024.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan dan pengamanan optimal bagi para pemudik.

Hal ini disampaikannya dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024 di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (3/4/2024). Dalam kesempatan tersebut turut hadir Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Baca Juga: Pendaftaran Akpol 2024 Dibuka, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya

“TNI-Polri bersama stakeholder terkait melaksanakan Operasi Terpusat dengan sandi ‘Ketupat 2024’ yang melibatkan 155.165 personel,” ujar Kapolri.

Sebelum berlangsungnya Operasi ketupat 2024, Kapolri mengatakan pihaknya telah mengawali dengan Kegiatan Rutin Yang Ditigkatkan (KRYD). KRYD ini juga akan berlanjut pasca perasi.

“Operasi ini telah diawali KRYD tanggal 28 Maret sampai dengan 3 April 2024 dan akan dilanjutkan pasca operasi tanggal 17 sampai dengan 23 April 2024,” ujarnya.

Kapolri mengatakan telah menyiapkan ribuan pos selama berlangsungnya mudik-balik lebaran. Utamanya di wilayah yang rawan kemacetan hingga kriminalitas.

Lebih lanjut, Kapolri meminta pos tersebut memberikan pelayanan prima dan pengaman optimal kepada pemudik.

“Dalam operasi ini, telah dipersiapkan 5.784 pos. Terdiri dari 3.772 pos pengamanan, 1.532 pos pelayanan dan 480 pos terpadu. Ini dalam rangka pelayanan dan pengamanan utamanya pada jalur-jalur rawan. Seperti kemacetan, kecelakaan, kriminalitas, dan bencana alam, serta di pusat-pusat keramaian,” jelasnya. (*)

Baca Juga :  Panen Hadiah Simpedes, BRI Padang Panjang Bagikan Mobil dan Motor kepada Nasabah

Sumber Berita : humas.polri.go.id

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:29 WIB

SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  

Rabu, 30 September 2026 - 12:23 WIB

FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari

Selasa, 29 September 2026 - 17:42 WIB

Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas

Minggu, 27 September 2026 - 16:36 WIB

Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Sabtu, 26 September 2026 - 21:58 WIB

Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terbaru