Padang, Javanusa—Sebanyak 163 peserta dari berbagai daerah di Sumatera Barat bersaing memperebutkan tiket menuju ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah.
Proses penjaringan kafilah terbaik ini menjadi tahap krusial bagi daerah untuk menentukan wakil yang akan tampil pada 11–20 September 2026 mendatang.
Seleksi calon kafilah tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, di Hotel Pangeran City, Padang, Selasa (28/4/2026).
Dalam arahannya, Mahyeldi menekankan pentingnya menghadirkan kafilah yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga berakhlak dan mencintai Al-Qur’an.
“Kita berharap prestasi kafilah Sumatera Barat tahun ini lebih baik dari sebelumnya. Peningkatan itu tidak hanya dari sisi kemampuan membaca, tetapi juga dari akhlak dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Inilah pesan utama kita kepada seluruh pengurus dan peserta,” ujar Mahyeldi.
Ia juga meyakini kehadiran dewan juri tingkat nasional dalam proses seleksi akan memperkuat objektivitas penilaian. Dengan begitu, kafilah terpilih benar-benar yang terbaik.
“Dengan seleksi yang objektif dan berkualitas, kita optimistis dapat menyiapkan kafilah yang mampu bersaing dan mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat nasional,” tambahnya.
Penyerahan SK dan Apresiasi Kafilah Berprestasi
Pada kesempatan itu, Mahyeldi menyerahkan Surat Keputusan Gubernur kepada Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim. SK tersebut menetapkan Kabupaten Pesisir Selatan sebagai tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Sumbar ke-42 tahun 2027.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumbar memberikan apresiasi kepada kafilah yang meraih prestasi pada MTQ Nasional 2024 dan STQ Nasional 2025. Langkah ini bertujuan memotivasi peserta agar terus meningkatkan capaian.
Seleksi Ketat dan Libatkan Juri Nasional
Ketua Harian LPTQ Provinsi Sumbar, Ikhwan Matondang, menyebut seleksi ini sebagai tahapan awal dalam mempersiapkan kafilah terbaik menuju MTQ Nasional XXXI.
Ia menjelaskan, proses seleksi berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 April 2026. Sebanyak 163 peserta mengikuti seleksi setelah memenuhi persyaratan ketat.
Peserta berasal dari peringkat enam besar MTQ Nasional ke-30, STQ Nasional 2025, juara MTQ Sumbar ke-41 di Bukittinggi, serta juara nasional PTQ RRI/TVRI tahun 2026.
“Panitia merencanakan penetapan 57 peserta terbaik untuk mengikuti 28 cabang dan golongan pada MTQ Nasional di Semarang,” jelas Ikhwan.
Ia menambahkan, panitia melibatkan dewan hakim tingkat nasional melalui koordinasi dengan LPTQ Pusat. Langkah ini memastikan proses seleksi berlangsung objektif dan profesional.
Strategi Daerah Siapkan Kafilah Unggul
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar, Edi Dharma, menegaskan seleksi ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan kafilah yang siap secara menyeluruh.
Menurutnya, tim dari LPTQ Pusat menguji kemampuan peserta sesuai cabang lomba dengan sistem penilaian objektif dan transparan.
“Kami berharap melalui seleksi dan pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan, peserta tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga matang secara mental dan spiritual dalam menghadapi MTQ Nasional,” pungkasnya. (*/adpsb)






