22 KK Terima Huntara, Lisda Hendrajoni Dorong Percepatan Huntap Warga Terdampak Bencana di Pessel 

Penulis -

Minggu, 25 Januari 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni bersama Bupati Pessel, Hendrajoni melakukan pengguntingan pita saat peresmian huntara. (Foto: Dok. Kominfo)

Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni bersama Bupati Pessel, Hendrajoni melakukan pengguntingan pita saat peresmian huntara. (Foto: Dok. Kominfo)

Pessel, Javanusa—Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni menghadiri peresmian hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Kampung Limau Antu, Kenagarian Puluik Puluik, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sabtu (24/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Lisda Hendrajoni menegaskan komitmennya untuk mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana agar bantuan pemerintah pusat terserap secara optimal dan tepat sasaran oleh masyarakat.

Ia menilai pemulihan pascatanggap darurat harus berjalan cepat, terukur, dan berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar warga.

Lisda mengapresiasi kolaborasi BNPB, Kementerian Sosial, dan pemerintah daerah yang dinilainya responsif dalam menyediakan hunian layak bagi 22 kepala keluarga di Nagari Puluik Puluik.

Menurutnya, penyediaan Huntara menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan, keamanan, serta martabat keluarga korban bencana.

“Kami di Komisi VIII DPR RI terus berkoordinasi dengan mitra kerja seperti BNPB dan Kemensos agar warga yang kehilangan rumah tidak berlama-lama berada di pengungsian umum. Huntara ini menjadi solusi sementara agar privasi dan kesehatan keluarga tetap terjaga,” ujar Lisda saat meninjau langsung unit huntara.

Ia juga menyoroti kelengkapan fasilitas yang tersedia di huntara, mulai dari perlengkapan tidur hingga bantuan biaya hidup dari Kementerian Sosial sebesar Rp15.000 per jiwa.

Lisda menyebut fasilitas tersebut dapat membantu meringankan beban psikologis warga dalam masa pemulihan.

“Fasilitasnya sudah cukup lengkap, ada kasur, peralatan masak, dan bantuan biaya hidup. Ini penting agar warga bisa kembali menjalani aktivitas dengan lebih layak,” katanya.

Sebagai wakil rakyat daerah pemilihan Sumatera Barat, Lisda menegaskan akan terus mendorong percepatan pembangunan hunian tetap (huntap).

Ia menyatakan relokasi warga dari zona rawan bencana ke lokasi yang lebih aman merupakan langkah yang tidak bisa ditawar demi mencegah risiko bencana berulang.

Baca Juga :  DPP PKPS dan HKB Dorong Pembinaan Usia Muda, BBC Batangkapas dan Kobar FC Terima Bantuan Bola dan Kostum

Lisda juga menjelaskan perkembangan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi warga terdampak. Ia menyebut tahap pertama DTH telah cair untuk 35 kepala keluarga dan pengajuan tahap kedua akan terus dikawal hingga terealisasi.

“Kami tadi juga membahas Dana Tunggu Hunian. Tahap pertama sudah cair, dan minggu depan pengusulan tahap kedua ke BNPB akan kami kawal langsung di pusat,” tegas politisi Partai NasDem tersebut.

Lebih lanjut, Lisda menyampaikan upaya pemulihan pascabencana tidak hanya dilakukan di Kabupaten Pesisir Selatan.

Menurutnya, peresmian huntara juga berlangsung di sejumlah wilayah terdampak lain di Sumatera Barat, seperti Batang Anai di Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Limapuluh Kota.

“Bencana ini melanda beberapa daerah di Sumatera Barat. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara serentak dan terintegrasi. Kami ingin memastikan seluruh daerah terdampak mendapatkan perhatian dan tidak tertinggal dalam proses pemulihan,” tutupnya.

Dalam kegiatan tersebut, Lisda Hendrajoni didampingi Bupati Pessel, Hendrajoni, jajaran Direktur BNPB, serta unsur Forkopimda Pessel. (naurah) 

Berita Terkait

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana
Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru