Turunkan Stunting di Bawah 10 Persen, Yota Balad Dorong Gerakan Ketahanan Pangan dan Kesehatan

Penulis -

Rabu, 10 September 2025 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pariaman Yota Balad saat kegiatan Gerakan Ketahanan Pangan dan Bakti Kesehatan di Pondok Pesantren Salafiyah Syekh Burhanudin Al Muhajirin, Desa Kampung Kandang, Kecamatan Pariaman Timur, Selasa (9/9). (Foto: Kominfo Pariaman)

Wali Kota Pariaman Yota Balad saat kegiatan Gerakan Ketahanan Pangan dan Bakti Kesehatan di Pondok Pesantren Salafiyah Syekh Burhanudin Al Muhajirin, Desa Kampung Kandang, Kecamatan Pariaman Timur, Selasa (9/9). (Foto: Kominfo Pariaman)

Pariaman, Javanusa—Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menargetkan angka stunting di Kota Pariaman turun di bawah 10 persen.

Target tersebut ia sampaikan saat membuka kegiatan Gerakan Ketahanan Pangan dan Bakti Kesehatan Tahun 2025 di Pondok Pesantren Salafiyah Syekh Burhanudin Al Muhajirin, Desa Kampung Kandang, Kecamatan Pariaman Timur, Selasa (9/9).

Menurut Yota Balad, program ketahanan pangan dan bakti kesehatan menjadi langkah strategis untuk mencegah serta menurunkan kasus stunting di Kota Pariaman.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) II Padang atas kepedulian dan inisiatif melaksanakan kegiatan tersebut bersama Pemerintah Kota Pariaman.

“Berdasarkan hasil survei, angka stunting di Kota Pariaman tahun 2023 tercatat 17,8 persen dan menurun menjadi 15,6 persen pada 2024. Meski mengalami penurunan, angka ini masih tergolong tinggi. Karena itu, salah satu upaya yang kami dorong adalah Gerakan Cegah Stunting dari Kementerian Kesehatan,” ujarnya.

Gerakan tersebut bertujuan meningkatkan literasi masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting sekaligus memperkuat komitmen pemangku kebijakan dalam penanganannya.

Lima Kunci Pencegahan Stunting

Yota Balad juga menjelaskan lima kunci pencegahan stunting atau ABCDE, yakni:

    • Aktif mengonsumsi tablet tambah darah.
    • Bumil rutin memeriksakan kehamilan minimal enam kali, termasuk dua kali USG.
    • Cukupi konsumsi protein hewani.
    • Datang ke Posyandu sebulan sekali.
    • Eksklusif ASI selama enam bulan.

Selain edukasi, Pemerintah Kota Pariaman juga melaksanakan deteksi dini melalui puskesmas yang langsung terjun ke sekolah-sekolah.

Pada program Bakti Kesehatan, masyarakat mendapat layanan pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian tablet tambah darah, penyuluhan pola hidup sehat, serta bantuan untuk ibu hamil.

“Deteksi dini penting untuk menemukan masalah kesehatan sejak awal sehingga bisa ditangani dengan tepat. Dengan begitu, gangguan pertumbuhan dapat dicegah, baik pada remaja, ibu hamil, maupun anak-anak pada masa pertumbuhan,” kata Yota.

Baca Juga :  Hari Puncak Tabuik Pariaman 2024, Ini Ruas Jalan yang Ditutup

Ia menambahkan, upaya ini tidak bisa hanya dilakukan pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan lintas sektor.

“Kami berharap kepala desa, tokoh masyarakat, kader Posyandu, bidan desa, hingga TNI/Polri dapat bahu membahu melaksanakan gerakan cegah stunting.

Tujuannya agar angka stunting terus menurun bahkan menuju nol persen, sehingga anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tutupnya. (*/red)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB