Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang resmi meluncurkan UMKM Champion Kota Padang dan Rumah Wirausaha sebagai upaya memperkuat daya saing UMKM lokal.
Peluncuran berlangsung di Komplek Sentra Rendang Kota Padang, Selasa (23/12/2025), dan menjadi bagian dari strategi pengembangan ekonomi kerakyatan.
Acara ditandai dengan pengguntingan pita dan pemukulan gong oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir.
Ia didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat Endrizal serta Asisten Administrasi Umum Corri Saidan.
Rumah Wirausaha Jadi Pusat Pembelajaran UMKM
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyebut Rumah Wirausaha dirancang sebagai pusat pelatihan dan pendampingan terpadu bagi pelaku UMKM.
Fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha agar UMKM naik kelas dan berdaya saing.
“Rumah Wirausaha menjadi ruang belajar sekaligus inkubasi usaha bagi UMKM Kota Padang,” kata Maigus Nasir.
Ia menegaskan, penguatan SDM menjadi kunci utama pertumbuhan UMKM berkelanjutan.
Empat Kelas Utama Pengembangan UMKM
Di Rumah Wirausaha, pelaku UMKM akan mengikuti berbagai kelas pelatihan berbasis kebutuhan pasar.
Program tersebut mencakup kelas olahan pangan, digital marketing, inkubasi bisnis, dan kriya.
“Rumah Wirausaha juga kami desain sebagai ruang kolaborasi pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan UMKM,” ujarnya.
Kolaborasi ini diharapkan mempercepat transformasi UMKM menuju pasar yang lebih luas.
UMKM Champion Kota Padang Jadi Model Pembinaan
Selain Rumah Wirausaha, Pemko Padang juga meluncurkan UMKM Champion Kota Padang sebagai program pembinaan unggulan. Program ini menyasar UMKM terpilih yang dinilai memiliki potensi berkembang pesat.
Menurut Maigus Nasir, UMKM Champion berfungsi sebagai role model bagi pelaku usaha lainnya.
“UMKM Champion kami dorong menjadi inspirasi dan motor penggerak UMKM Kota Padang,” katanya.
Dukungan Intensif dan Akses Pasar
UMKM Champion Kota Padang mendapatkan pelatihan lanjutan dan pendampingan intensif. Pemko Padang juga membuka akses promosi, pameran, kemitraan usaha, serta dukungan legalitas dan standardisasi produk.
Langkah ini bertujuan memperluas jaringan usaha UMKM hingga tingkat nasional. Pemerintah menilai dukungan berkelanjutan penting untuk menjaga kualitas dan konsistensi produk.
Target Gastronomy City UNESCO
Maigus Nasir menegaskan, program ini sejalan dengan Progul UMKM Naik Kelas yang dicanangkan Pemko Padang.
Program tersebut juga mendukung visi Kota Padang sebagai Gastronomy City yang diakui UNESCO.
“Kita memiliki kekayaan kuliner luar biasa, salah satunya rendang,” ujarnya.
Penguatan UMKM kuliner dinilai strategis untuk mendorong ekonomi dan pariwisata daerah.
30 Finalis UMKM Champion Ikuti Pelatihan
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang Fauzan Ibnovi menyampaikan, peluncuran ini dirangkaikan dengan pelatihan bagi 30 finalis UMKM Champion Kota Padang.
Pelatihan menghadirkan Founder Yayasan UKM Mendunia, Iko Sukma Handriadianto.
Selain pelatihan, Dinas Koperasi dan UKM juga memberikan penghargaan kepada lembaga inkubator UMKM.
Penerima penghargaan antara lain CV Arizi Utama, Aicoonity by Witbox Creative Media, dan Oase Academy by Infosumbar.
Penghargaan juga diberikan kepada UMKM terbaik hasil inkubasi batch satu hingga tiga tingkat Kota Padang. (*/red)






