28 Hektare Sawah Diserang Hama Wereng, Yota Balad: Pemko Minimalisir Risiko Gagal Panen

Penulis -

Kamis, 11 September 2025 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Mulyadi meninjau sawah warga yang terserang hama wereng di Desa Tungkal Selatan dan Desa Sikapak Barat, Kecamatan Pariaman Utara, Rabu (10/9/2025). (Foto: Kominfo Pariaman)

Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Mulyadi meninjau sawah warga yang terserang hama wereng di Desa Tungkal Selatan dan Desa Sikapak Barat, Kecamatan Pariaman Utara, Rabu (10/9/2025). (Foto: Kominfo Pariaman)

Pariaman, Javanusa—Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Mulyadi meninjau sawah warga yang terserang hama wereng di Desa Tungkal Selatan dan Desa Sikapak Barat, Kecamatan Pariaman Utara, Rabu (10/9/2025).

Menurut Yota Balad, serangan hama wereng di dua desa tersebut cukup parah dan mengancam lahan pertanian di wilayah utara Kota Pariaman. Total, sekitar 28 hektare sawah di daerah itu sudah terdampak dan terancam gagal panen.

“Penyemprotan sudah dilakukan dan sebagian sawah mulai menghijau kembali. Pemerintah akan terus berupaya meminimalisir potensi gagal panen,” ujar Yota.

Ia menambahkan, pada September ini Pemko Pariaman menyalurkan bantuan benih padi gratis bagi petani. Benih yang dibagikan diprioritaskan jenis yang tahan hama, sesuai dengan visi misi daerah untuk menjaga ketahanan pangan.

“Harapan kita, dengan benih tahan hama, gangguan wereng bisa ditekan. Petani yang lahannya rusak pun tetap bisa melanjutkan tanam tanpa merugi,” jelasnya.

Selain itu, Yota Balad menyampaikan Kota Pariaman mendapat dukungan dari pemerintah pusat berupa lima paket program Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani (JITUT) di Kecamatan Pariaman Utara.

“Mudah-mudahan program ini memperkuat sistem irigasi dan bermanfaat bagi petani,” tutupnya. (*/red)

Baca Juga :  Pariaman Usulkan Tabuik Masuk Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB