Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya mendukung percepatan pembebasan lahan untuk pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik dan Tol Padang–Sicincin.
Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, saat menghadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) serta konsinyering isu pembebasan lahan, di Hotel Santika Padang, Jumat (23/1/2026).
Rapat tersebut membahas progres pengadaan tanah untuk pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik yang mencakup 23 bidang lahan. Selain itu, turut dibicarakan persoalan lahan sempadan sungai di kawasan Sitinjau Lauik yang memerlukan penanganan khusus agar tidak menghambat pelaksanaan proyek.
Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Muhibuddin, dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam percepatan pembebasan lahan. Ia meminta seluruh pihak menghindari ego sektoral agar proses dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran.
Sementara itu, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Raymundus Nggajo, menyampaikan proyek Fly Over Panorama Sitinjau Lauik dan akses Tol Padang–Sicincin merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Ia menekankan sejumlah langkah percepatan yang perlu segera dilakukan, di antaranya pengecekan berkas per bidang lahan, memastikan kelengkapan dokumen, melakukan paraf dan verifikasi bersama satuan tugas, serta segera memproses data yang telah dinyatakan lengkap tanpa penundaan.
Pj Sekda Kota Padang Raju Minropa menegaskan Pemerintah Kota Padang berkomitmen penuh mendukung percepatan pembebasan lahan sebagai bentuk tanggung jawab daerah dalam menyukseskan PSN di wilayah Kota Padang.
“Sesuai arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Pemerintah Kota Padang akan terus mengawal proses ini secara intensif agar PSN yang berada di Kota Padang dapat berlangsung dengan baik,” ujarnya. (*/red)






