Padang, Javanusa—Penghuni Hunian Sementara (Huntara) Rumah Susun (Rusus) Nelayan Lubuk Buaya kini dapat mengakses layanan internet gratis setelah Pemerintah Kota (Pemko) Padang memasang tiga unit perangkat Starlink di lokasi tersebut.
Fasilitas ini disiapkan untuk mendukung kebutuhan komunikasi dan akses informasi bagi keluarga terdampak banjir yang sementara waktu menetap di huntara tersebut.
Pemasangan dua unit Starlink terbaru dilakukan Pemko Padang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) pada Selasa (16/12/2025).
Sebelumnya, satu unit Starlink telah lebih dulu terpasang dan digunakan oleh para penghuni Huntara Rusus Nelayan Lubuk Buaya.
“Dengan penambahan dua unit ini, total sudah ada tiga Starlink yang dapat dimanfaatkan penghuni Huntara Rusus Lubuk Buaya untuk mengakses internet,” kata Kepala Diskominfo Kota Padang, Boby Firman, melalui Kepala Bidang Infrastruktur dan Teknologi Informasi (Inti), Agus Diandra.
Agus menjelaskan, dua unit Starlink yang baru dipasang tersebut merupakan perangkat yang sebelumnya digunakan di lokasi pengungsian Lubuk Minturun dan Lambung Bukit.
Seiring berakhirnya masa penggunaan di dua titik pengungsian tersebut, perangkat kemudian dipindahkan ke Huntara Rusus Lubuk Buaya.
“Karena dua lokasi pengungsian itu sudah ditutup, hari ini kami memindahkan Starlink tersebut ke Huntara Rusus Lubuk Buaya agar tetap bisa dimanfaatkan masyarakat yang masih membutuhkan,” ujarnya.
Penyediaan akses internet ini menjadi bagian dari upaya Pemko Padang dalam melengkapi fasilitas pendukung di hunian sementara bagi korban banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu.
Selain tempat tinggal, pemerintah juga berupaya memastikan kebutuhan dasar dan penunjang aktivitas warga tetap terpenuhi selama masa penampungan.
Sebelumnya, Wali Kota Padang, Fadly Amran, menunjuk Rumah Susun Kampung Nelayan di Kecamatan Koto Tangah sebagai lokasi hunian sementara bagi warga terdampak bencana. Pemko Padang bergerak cepat dengan melakukan pembersihan rusun agar layak huni serta melengkapi berbagai kebutuhan dasar bagi para penghuni.
Hingga saat ini, Huntara Rusus Nelayan Kampung Lubuk Buaya telah dihuni oleh 79 kepala keluarga korban banjir yang masih menjalani masa pemulihan pascabencana. (*/red)






