33 Penerbangan di Bandara Soetta Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Penulis -

Minggu, 6 September 2026 - 06:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandara Internasional Soekarno-Hatta. (Foto: Injourney Airports)

Bandara Internasional Soekarno-Hatta. (Foto: Injourney Airports)

Jakarta, Javanusa—Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten. Hingga Jumat (5/9/2026) malam, sebanyak 33 penerbangan mengalami perubahan jadwal.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, menyampaikan data tersebut berdasarkan pemantauan hingga pukul 22.00 WIB.

“Berdasarkan data monitoring per 5 September 2026 pukul 22.00 WIB, terdapat 33 penerbangan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta yang terdampak,” kata Lukman dalam keterangannya dikutip dari detik.com, Minggu (6/9/2026).

Penerbangan Internasional Terdampak

Dari jumlah tersebut, dampak terbesar terjadi pada penerbangan internasional. Sebanyak 16 penerbangan mengalami pembatalan, tujuh penerbangan tertunda, dan lima lainnya mengalami penjadwalan kembali.

Sejumlah rute internasional ikut terdampak akibat kondisi tersebut. Rute itu mencakup penerbangan dari dan menuju Singapura (SIN), Hong Kong (HKG), Sydney (SYD), Seoul/Incheon (ICN), Doha (DOH), Amsterdam (AMS), serta Kuala Lumpur (KUL).

Kondisi ini membuat maskapai perlu melakukan penyesuaian terhadap jadwal dan operasional penerbangan. Kementerian Perhubungan juga terus memantau perkembangan situasi untuk menjaga kelancaran layanan penerbangan.

Lima Penerbangan Domestik Ikut Terdampak

Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau juga terjadi pada penerbangan domestik. Kementerian Perhubungan mencatat empat penerbangan mengalami pembatalan dan satu penerbangan harus dialihkan.

Rute yang terdampak meliputi penerbangan dari dan menuju Lampung (TKG), serta penerbangan menuju Denpasar (DPS) dan Surabaya (SUB).

“Pada penerbangan domestik terdapat 4 pembatalan dan 1 penerbangan yang dialihkan. Rute penerbangan yang terdampak yaitu penerbangan dari dan ke Lampung (TKG), menuju Denpasar (DPS) dan menuju Surabaya (SUB),” ujar Lukman.

Keselamatan Jadi Pertimbangan Utama

Lukman menegaskan aspek keselamatan tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasional penerbangan. Karena itu, maskapai dapat menyesuaikan jadwal penerbangan berdasarkan kondisi yang berkembang.

Baca Juga :  Gim Buatan Anak Bangsa Tembus Pasar Dunia, Generasi Muda Indonesia Kian Percaya Diri

Selain menangani penerbangan yang terdampak, Ditjen Perhubungan Udara juga mempersiapkan pemulihan jadwal pada Minggu (6/9/2026).

Langkah tersebut penting untuk mengantisipasi dampak berantai atau cascading impact. Gangguan pada satu penerbangan dapat memengaruhi rotasi pesawat, ketersediaan armada, jadwal penerbangan berikutnya, hingga kapasitas terminal.

“Ditjen Perhubungan Udara juga memberikan perhatian khusus terhadap pemulihan jadwal penerbangan pada 6 September 2026, mengingat adanya potensi dampak berantai (cascading impact) terhadap rotasi pesawat, ketersediaan armada, jadwal penerbangan berikutnya, serta kapasitas terminal,” jelasnya. (*)

Berita Terkait

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK
MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru