Jakarta, Javanusa—Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan 45 rumah ibadah Buddha sebagai tempat singgah bagi pemudik selama arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah/2026. Fasilitas ini tersebar di sejumlah provinsi di Pulau Jawa, Sumatera, Bali, hingga Nusa Tenggara Barat.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama, Supriyadi, mengatakan penyediaan rumah ibadah tersebut merupakan bagian dari Program Rumah Ibadah Ramah Pemudik yang disiapkan pemerintah untuk mendukung perjalanan masyarakat saat musim mudik.
“Ada 45 rumah ibadah Buddha yang tersebar di wilayah Pulau Jawa, Sumatera, Bali, dan Nusa Tenggara Barat yang siap menjadi tempat singgah,” kata Supriyadi di Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Menurutnya, rumah ibadah tersebut dapat dimanfaatkan pemudik untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.
Direktorat Jenderal Bimas Buddha Kemenag telah berkoordinasi dengan Pembimbing Masyarakat (Pembimas) serta penyelenggara Buddha di daerah untuk mendata dan memastikan kesiapan rumah ibadah yang akan digunakan dalam program tersebut.
Sebanyak 45 rumah ibadah Buddha itu tersebar di beberapa provinsi, yaitu Aceh (3 lokasi), Kepulauan Riau (2), Kepulauan Bangka Belitung (1), Sumatera Selatan (1), Bengkulu (1), Lampung (10), DKI Jakarta (4), Jawa Tengah (14), DI Yogyakarta (2), Jawa Timur (4), Bali (2), dan Nusa Tenggara Barat (1).
Kementerian Agama menyatakan rumah ibadah tersebut terbuka bagi seluruh pemudik tanpa memandang latar belakang agama. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat menjaga kondisi fisik selama perjalanan jarak jauh pada periode mudik. (*/red)






