Javanusa.com—Ada drama Korea yang selesai ditonton lalu mudah dilupakan. Namun, ada pula yang terus terbayang setelah episode terakhir berakhir.
Kisah cinta tragis, persahabatan, perjuangan hidup, hingga akhir cerita yang menyayat hati membuat sejumlah K-drama meninggalkan kesan emosional yang kuat. Berikut lima drama Korea yang dikenal mampu membuat penonton sulit move on dari ceritanya.
1. Reply 1988, Kisah Persahabatan yang Sulit Dilupakan
Reply 1988 membawa penonton ke kehidupan lima sahabat yang tumbuh bersama di sebuah lingkungan di Seoul.
Deok Sun (Lee Hye Ri), Jung Hwan (Ryu Jun Yeol), Sun Woo (Ko Kyung Pyo), Dong Ryong (Lee Dong Hwi), dan Taek (Park Bo Gum) menghadapi persoalan keluarga, sekolah, cinta pertama, serta berbagai kebingungan saat beranjak dewasa.
Kekuatan drama ini tidak hanya terletak pada kisah percintaan. Hubungan antartokoh dan kehangatan keluarga membuat perjalanan mereka terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Namun, bagian yang paling membekas bagi banyak penonton datang dari akhir cerita. Pilihan pasangan Deok Sun memicu perdebatan panjang antara penggemar yang terbagi menjadi Tim Taek dan Tim Jung Hwan.
Penonton yang mendukung Jung Hwan bahkan harus menerima kenyataan yang terasa pahit. Perdebatan tersebut sempat ramai di kalangan penggemar ketika drama ini pertama kali ditayangkan.
2. My Mister, Perjalanan Hidup yang Penuh Luka
My Mister mengikuti kehidupan Lee Ji An (IU), perempuan muda yang menghadapi tekanan hidup dari berbagai arah.
Ia terlilit utang, menjalani sejumlah pekerjaan paruh waktu, dan merawat neneknya yang sudah lanjut usia. Kondisi tersebut membuat Ji An sulit melihat masa depan dengan penuh harapan.
Situasi mulai berubah setelah ia mengenal Park Dong Hoon (Lee Sun Kyun). Hubungan mereka berkembang menjadi ikatan yang memberikan dukungan, nasihat, serta sudut pandang baru bagi Ji An.
Perjalanan Ji An menjadi salah satu bagian paling emosional dalam drama ini. Penonton melihat bagaimana ia berusaha bertahan di tengah berbagai persoalan yang datang tanpa henti.
Meski sebagian besar cerita terasa berat, bagian akhir menghadirkan secercah harapan. Perpaduan antara kesedihan dan optimisme membuat My Mister meninggalkan kesan pahit manis yang kuat.
3. The Red Sleeve, Cinta yang Berhadapan dengan Takdir
Drama sejarah The Red Sleeve mengangkat kisah cinta Yi San (Lee Jun Ho) dan Seong Deok Im (Lee Se Young).
Yi San merupakan seorang calon raja yang kemudian menjadi penguasa. Sementara itu, Deok Im bekerja sebagai dayang istana. Perbedaan status membuat hubungan keduanya menghadapi banyak batasan.
Cerita tersebut mengambil inspirasi dari kehidupan Raja Jeongjo dan perempuan yang dicintainya. Kisah cinta mereka berkembang di tengah tanggung jawab terhadap kerajaan dan tuntutan kehidupan istana.
Penonton mengetahui bahwa kisah tersebut memiliki jalan akhir yang sulit dihindari. Namun, pengetahuan itu tidak membuat bagian akhirnya terasa lebih mudah diterima.
Chemistry Lee Jun Ho dan Lee Se Young menjadi salah satu kekuatan utama drama. Akting keduanya membuat hubungan Yi San dan Deok Im terasa emosional sekaligus tragis.
Karena itu, The Red Sleeve tidak hanya dikenang sebagai drama sejarah. Kisah cintanya juga menjadi salah satu cerita K-drama yang paling membekas bagi penonton.
4. Youth of May, Cinta di Tengah Tragedi Gwangju
Youth of May membawa kisah cinta Hwang Hee Tae (Lee Do Hyun) dan Kim Myung Hee (Go Min Si) ke Gwangju pada Mei 1980.
Hee Tae merupakan mahasiswa kedokteran yang cerdas dan menarik. Sementara itu, Myung Hee bekerja sebagai perawat yang mandiri serta memiliki tekad kuat.
Keduanya kemudian saling jatuh cinta di tengah situasi politik yang semakin tegang. Saat itu, gerakan mahasiswa menentang pemerintahan yang korup dan berujung pada tragedi Pemberontakan Gwangju.
Awalnya, hubungan Hee Tae dan Myung Hee berkembang dengan lembut. Chemistry kedua pemeran utama membuat penonton mudah ikut merasakan kebahagiaan mereka.
Namun, situasi sosial dan politik perlahan mengubah perjalanan kisah tersebut. Peristiwa tragis yang menyusul membuat akhir Youth of May terasa jauh lebih menyakitkan.
Drama ini menjadi pilihan yang berat bagi penonton yang tidak siap menghadapi kisah cinta dengan akhir tragis. Justru karena itu, ceritanya sulit hilang dari ingatan.
5. Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo, Cinta yang Kalah oleh Takdir
Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo membawa Go Ha Jin kembali ke masa lalu dan menempatkannya sebagai Hae Soo di era Goryeo.
Di tengah keluarga kerajaan, Hae Soo bertemu dengan sejumlah pangeran. Ia kemudian menjalin hubungan dengan pangeran kedelapan, Wang Wook (Kang Ha Neul), sebelum akhirnya jatuh cinta kepada Wang So (Lee Joon Gi).
Perasaan Hae Soo dan Wang So berkembang di tengah perebutan kekuasaan serta konflik keluarga kerajaan. Hubungan mereka pun harus berhadapan dengan tuntutan politik dan tanggung jawab Wang So sebagai seorang pangeran.
Kisah tersebut menjadi salah satu alasan Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo mendapat perhatian besar dari penonton internasional. Hubungan Hae Soo dan Wang So menghadirkan perpaduan antara romansa, konflik kerajaan, dan tragedi.
Pilihan Wang So untuk mendahulukan kewajiban dibandingkan cinta membuat hubungan mereka semakin menyakitkan. Akhir kisah tersebut kemudian meninggalkan luka emosional yang masih sering dibicarakan penggemar.
Dengan karakter yang kuat dan alur penuh konflik, Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo tetap dikenang sebagai salah satu drama Korea paling emosional.
Drama Korea yang Sulit Membuat Penonton Move On
Kelima drama tersebut menawarkan bentuk kesedihan yang berbeda. Reply 1988 mengandalkan nostalgia dan hubungan antarmanusia, sedangkan My Mister menyoroti perjuangan hidup serta harapan.
The Red Sleeve dan Youth of May menghadirkan kisah cinta yang harus berhadapan dengan keadaan. Sementara itu, Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo memadukan romansa dengan konflik kekuasaan dan takdir.
Tidak mengherankan jika kelimanya meninggalkan apa yang sering disebut sebagai “emotional hangover”. Cerita berakhir, tetapi emosi dan kenangannya masih bertahan jauh setelah layar berhenti menampilkan episode terakhir. (*)






