5 November, Padang Gelar Simulasi Gempa dan Tsunami, Siapkan Warga Hadapi Ancaman Megathrust

Penulis -

Selasa, 14 Oktober 2025 - 06:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekdako Padang Andree Algamar membuka Rapat Persiapan Drill Tsunami di Gedung Youth Center Bagindo Aziz Chan, Senin (13/10/2025). (Foto: Diskominfo Padang)

Sekdako Padang Andree Algamar membuka Rapat Persiapan Drill Tsunami di Gedung Youth Center Bagindo Aziz Chan, Senin (13/10/2025). (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Kesiapan warga Kota Padang menghadapi ancaman gempa dan tsunami kembali diuji. Pemerintah Kota Padang berencana menggelar simulasi gempa dan tsunami pada 5 November 2025 mendatang.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk memastikan kesiapsiagaan masyarakat di kawasan rawan bencana.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdak0) Padang, Andree Algamar menyampaikan hal itu saat membuka Rapat Persiapan Drill Tsunami di Gedung Youth Center Bagindo Aziz Chan, Senin (13/10/2025).

“Ketika simulasi nanti, kita harus memastikan tidak terjadi kecelakaan atau hal yang tak diinginkan. Target kita, zero accident,” tegasnya.

Delapan Kecamatan Jadi Lokasi Simulasi

Simulasi besar ini akan dilaksanakan di delapan kecamatan rawan bencana, yakni Bungus Teluk Kabung (6 kelurahan), Koto Tangah (11 kelurahan), Nanggalo (6 kelurahan), Padang Barat (10 kelurahan), Padang Selatan (11 kelurahan), Padang Timur (3 kelurahan), dan Padang Utara (7 kelurahan).

“Seluruh kelurahan tersebut berisiko terdampak gempa dan tsunami berdasarkan kajian risiko bencana Kota Padang tahun 2023,” jelas Andree.

Kegiatan ini melibatkan sekitar 200.000 jiwa yang tersebar di 55 kelurahan dan 8 kecamatan. Mereka terdiri atas pelajar sekolah dasar hingga menengah atas, mahasiswa, tenaga kesehatan, pekerja hotel, perusahaan swasta, dan pedagang pasar.

Simulasi Serentak Dimulai Pukul 10.00 WIB

Andree menjelaskan, pada hari pelaksanaan, tanda gempa akan dibunyikan tepat pukul 10.00 WIB. Tanda itu bisa berupa bel, kentongan, lonceng, peluit, atau sirine, dan akan berbunyi selama satu menit.

“Begitu tanda berbunyi, warga harus segera menyelamatkan diri dan mencari tempat aman,” ujarnya. Setelah itu, peserta akan menuju titik kumpul, melakukan pengecekan kondisi, lalu bagi yang berada di zona bahaya tsunami akan diarahkan menuju zona aman.

Evaluasi dan Penguatan Kapasitas Masyarakat

Melalui simulasi ini, Pemko Padang berharap masyarakat makin paham tanda-tanda gempa berpotensi tsunami, mampu melakukan evakuasi mandiri, serta meningkatkan koordinasi antarpengendali lapangan.

Baca Juga :  Padang Gelar Drill Tsunami 5 November, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Megathrust Mentawai

“Dengan simulasi ini, kita bisa mengukur sejauh mana kesiapan warga dan mengevaluasi pelaksanaan simulasi sebelumnya,” terang Andree.

Titik Aman di Lima Kelurahan

Saat ini, terdapat sejumlah daerah yang ditetapkan sebagai zona hijau tsunami atau titik aman evakuasi. Lokasinya tersebar di Lubuk Minturun, Aie Pacah, Sungai Sapih, Ampang, Lubuk Begalung, Simpang Haru, Sawahan, Sawahan Timur, dan Gunung Pangilun.

“Simulasi ini juga menjadi sarana untuk meninjau efektivitas jalur evakuasi dan titik kumpul yang ada di lapangan,” tambah Sekda.

Waspada Isu Gempa Megathrust

Sebagaimana diketahui, Kota Padang berada di wilayah rawan gempa akibat potensi megathrust Mentawai-Sumatera Barat. Karena itu, kesadaran dan kesiapan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko bencana.

“Diperlukan kesiapsiagaan seluruh warga untuk menghadapi setiap ancaman bencana, termasuk gempa dan tsunami,” tutup Andree. (*)

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang
KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB