Padang, Javanusa—Keceriaan terpancar dari wajah 500 anak yatim, dhuafa, tahfiz Al Quran, dan disabilitas saat mereka mengikuti program “Babayo” atau Balanjo Baju Rayo di Plaza Andalas, Sabtu (6/4/2025).
Program ini memungkinkan mereka untuk memilih sendiri pakaian lebaran yang mereka inginkan.
Wali Kota Padang Hendri Septa yang hadir dalam acara itu mengapresiasi program ini.
Ia mengatakan program ini sangat bermanfaat bagi orang tua yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan lebaran anak-anak.
“Saya berterima kasih atas acara Babayo ini. Sangat membantu bagi orang tua yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan lebaran anak-anak. Sekali lagi, saya bahagia bisa hadir membuka acara ini,” ucap Hendri Septa.
Hendri Septa juga turut berterima kasih kepada pihak Plaza Andalas yang telah membuka pintu mal bagi anak-anak meskipun belum jam buka mereka.
Direktur Lazis Mitra Ummat Madani, Elfiyon Tanjung, menyampaikan peserta yang mendapat manfaat dari Babayo tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya. Pada tahun sebelumnya, pihaknya hanya membawa 400 anak yatim.
“Ada anak-anak dari panti asuhan, anak yatim non panti, anak-anak penghafal Al Quran di rumah tahfiz yang kita bina sebanyak 72 orang dan tersebar di seluruh kecamatan di Kota Padang. Kemudian ada juga anak-anak disabilitas,” tuturnya.
Program Babayo ini merupakan salah satu program unggulan Lazis Mitra Ummat Madani. Tujuannya untuk membantu anak-anak kurang mampu dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Program ini telah berjalan selama delapan tahun dan telah membantu ribuan anak yatim dan dhuafa di Kota Padang. (*/jn01)






