7 Mitos Kesehatan Kulit yang Masih Dipercaya, Ini Fakta Perawatan Kulit yang Benar

Penulis -

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

7 Mitos kesehatan kulit yang masih dipercaya. (Foto: AI Generate)

7 Mitos kesehatan kulit yang masih dipercaya. (Foto: AI Generate)

Javanusa.com—Informasi seputar kesehatan kulit kini sangat mudah ditemukan di media sosial. Sayangnya, tidak semua tips perawatan kulit didukung fakta medis.

Akibatnya, banyak orang menerapkan kebiasaan yang justru berisiko merusak kulit karena mempercayai mitos yang belum terbukti kebenarannya.

Menjaga kesehatan kulit tidak cukup mengikuti tren atau rekomendasi yang sedang viral. Memahami fakta ilmiah menjadi langkah penting agar perawatan yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Kulit

Kulit berfungsi sebagai pelindung utama tubuh. Organ ini membantu mengatur suhu tubuh, melindungi tulang, otot, serta organ dalam, sekaligus mencegah dehidrasi, infeksi, dan masuknya berbagai kuman maupun zat asing.

Karena memiliki peran vital, kesehatan kulit perlu dijaga dengan perawatan yang tepat. Namun, sebelum mengikuti berbagai saran yang beredar, penting memastikan informasi tersebut berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

1. SPF Tinggi Bukan Berarti Perlindungan Maksimal

Banyak orang mengira semakin tinggi angka SPF, semakin sempurna perlindungan kulit dari sinar matahari. Anggapan ini tidak sepenuhnya benar.

SPF memang menunjukkan tingkat perlindungan terhadap paparan sinar ultraviolet. Namun, manfaat tabir surya lebih ditentukan oleh cara pemakaian yang benar dan penggunaannya secara rutin.

Pilih tabir surya berlabel broad spectrum yang mampu melindungi dari sinar UVA dan UVB. Gunakan produk dengan minimal SPF 30 yang mengandung bahan seperti mexoryl, oxybenzone, avobenzone, atau titanium dioksida.

2. Cuaca Dingin Tetap Membutuhkan Tabir Surya

Langit mendung atau udara dingin bukan berarti kulit bebas dari paparan sinar ultraviolet. Radiasi UV tetap dapat mencapai permukaan bumi meski matahari tidak terlihat jelas.

Karena itu, tabir surya tetap perlu digunakan setiap hari. Oleskan kembali setiap dua jam, terutama setelah berenang atau berkeringat. Penggunaan makeup yang mengandung SPF juga tidak menggantikan fungsi tabir surya utama.

Baca Juga :  Waspada! Gunung Marapi Erupsi, Kolom Abu Capai ± 1.500 Meter di Atas Puncak
3. Facial Tidak Harus Dilakukan Sesering Mungkin

Facial menjadi salah satu perawatan wajah yang populer. Meski demikian, tidak semua orang memerlukan facial secara rutin.

Perawatan yang terlalu sering justru berpotensi merusak lapisan pelindung kulit dan memicu iritasi. Frekuensi facial sebaiknya disesuaikan dengan usia, jenis kulit, serta kondisi masing-masing.

4. Produk Mahal Belum Tentu Lebih Efektif

Harga sering dianggap sebagai penentu kualitas produk perawatan kulit. Faktanya, efektivitas skincare lebih dipengaruhi oleh kandungan bahan aktif dibandingkan harga jualnya.

Produk dengan harga terjangkau dapat memiliki komposisi yang sama dengan produk premium. Karena itu, perhatikan daftar kandungan sebelum membeli, bukan hanya mereknya.

5. Terlalu Banyak Skincare Bisa Memicu Iritasi

Menggunakan banyak produk sekaligus tidak otomatis membuat kulit lebih sehat. Justru, kombinasi terlalu banyak bahan aktif dapat meningkatkan risiko iritasi.

Rutinitas dasar perawatan kulit sebenarnya sudah cukup bagi banyak orang. Pembersih wajah, pelembap, toner yang sesuai jenis kulit, serta tabir surya menjadi produk utama yang sebaiknya dimiliki.

6. Makanan Sehat Berpengaruh pada Kondisi Kulit

Sebagian orang lebih fokus membeli skincare daripada menjaga pola makan. Padahal, nutrisi yang dikonsumsi setiap hari turut memengaruhi kesehatan kulit.

Pola makan bergizi membantu menjaga elastisitas kulit dan memperlambat tanda penuaan. Sebaliknya, asupan yang kurang sehat dapat membuat kulit tampak kusam, kering, hingga mempercepat proses penuaan.

7. Eksfoliasi Berlebihan Justru Merusak Kulit

Eksfoliasi memang bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati dan membantu penyerapan produk perawatan. Namun, prosedur ini tidak boleh dilakukan terlalu sering.

Eksfoliasi berlebihan dapat menyebabkan iritasi, membuat warna kulit tidak merata, serta mengubah tekstur kulit menjadi lebih kasar.

Jangan Mudah Percaya Mitos Perawatan Kulit

Beragam informasi mengenai kesehatan kulit memang mudah diakses. Namun, tidak semuanya memiliki dasar ilmiah yang kuat.

Baca Juga :  Mengenal Jenis Masker dan Tingkat Perlindungannya, Mana yang Tepat Saat Udara Berdebu?

Jika menemukan tips perawatan kulit yang masih diragukan kebenarannya, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Langkah ini membantu memastikan perawatan yang dilakukan sesuai dengan kondisi kulit dan aman untuk jangka panjang. (*)

Berita Terkait

Lem Gigi Palsu: Jangan Asal Pilih, Ini Cara Menggunakannya dengan Aman
Jerawat Pasir di Wajah Sulit Hilang? Ini 5 Cara Mengatasinya dengan Aman
Jantung Koroner: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Menurunkan Risikonya
Cacar Air pada Anak: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi dan Kapan Harus ke Dokter
Cara Membaca Hasil USG 4D Saat Hamil, Ini Istilah dan Angka yang Perlu Dipahami
Rutin Minum Jus Wortel, Apa Benar Bisa Menyehatkan Mata dan Kulit?
Toilet Jongkok atau Duduk, Mana yang Lebih Sehat? Ini Posisi yang Disarankan
Jangan Salah, Begini Cara Menghibur Orang Sedih agar Tidak Makin Tertekan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru