Tanah Datar, Javanusa—Bupati Tanah Datar melepas 75 Wali Nagari untuk mengikuti retreat di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri Sumatera Barat, Minggu (5/4/2026).
Kegiatan berlangsung selama 5–10 April 2026 dan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penyelenggaraan pemerintahan nagari.
Berdasarkan laporan panitia, sebanyak 73 peserta dipastikan berangkat, sementara dua lainnya tidak dapat mengikuti kegiatan karena sakit.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta. Ia menjelaskan, retreat ini merupakan bagian dari program penguatan kapasitas aparatur pemerintahan yang dilaksanakan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, yang sebelumnya telah diikuti berbagai jenjang pemerintahan, mulai dari kementerian hingga pemerintah daerah.
“Sekarang giliran kita di Kabupaten Tanah Datar melaksanakan retreat bagi Wali Nagari sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas penyelenggaraan pemerintahan di tingkat nagari,” ujarnya.
Bupati juga mengungkapkan, kegiatan ini semula direncanakan pada 2025, namun ditunda akibat bencana galodo yang melanda wilayah Tanah Datar.
Selama retreat, para Wali Nagari akan menerima materi dari sejumlah instansi, di antaranya Kejaksaan, Kepolisian, TNI AD, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, serta Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Materi tersebut mencakup pengelolaan pemerintahan dan penggunaan anggaran nagari.
Menurut Bupati, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi peserta untuk menyampaikan berbagai kendala di lapangan yang nantinya akan dihimpun sebagai bahan evaluasi dan dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri.
Ia menegaskan, pelaksanaan retreat dipantau langsung oleh Kemendagri. Seluruh peserta diminta mengikuti kegiatan dengan disiplin dan tanggung jawab.
Pada kesempatan itu, Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada pihak IPDN atas dukungan fasilitas, termasuk penjemputan peserta dan pendampingan oleh pengasuh serta praja IPDN.
Bupati Eka Putra juga mengingatkan peserta agar menjaga nama baik daerah selama mengikuti kegiatan. Ia menilai sikap dan perilaku peserta mencerminkan kualitas kepemimpinan di tingkat nagari.
Selain itu, ia menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), untuk berkoordinasi dengan penyelenggara guna memastikan kegiatan berjalan lancar.
Apel pelepasan turut dihadiri Wakil Bupati Ahmad Fadly, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, kepala bagian, serta camat se-Tanah Datar. (*/red)






