Pariaman, Javanusa—Sebanyak 77 orang dari keluarga kurang mampu menerima bantuan sembako, Senin (25/9/2023).
Bantuan ini sebagai upaya penanganan kasus stunting di Kota Pariaman dan diserahkan melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman, di Mushala Rumah Dinas Wali Kota Pariaman.
Wali Kota Pariaman Genius Umar mengharapkan bantuan tersebut bisa membantu menambah asupan gizi masyarakat rawan stunting.
“Pemko Pariaman bertanggung jawab untuk mengurus bapak/ibu semua, begitu juga dengan gizi dan kesehatan anak-anak kota pariaman agar mereka bisa tumbuh menjadi anak yang cerdas dan berkualitas untuk memajukan Kota Pariaman kedepannya,” ungkap Genius.
Bantuan tersebut berupa 10 kg beras, telur 1 papan, minyak goreng kemasan 2 liter, gula 2 kg, susu bubuk 1 kotak, roti satu bungkus, dan kacang hijau 1 kg. serta uang pengganti transportasi mereka datang ke lokasi acara.
Baca Juga : Warga Pariaman Antusias Sambut Car Free Day
Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman Anilta, penerima bantuan ini sudah melalui proses penyaringan peta rawan bencana, daerah yang termasuk rawan pangan, dan daerah yang terdampak rawan pangan termasuk daerah yang terkena bencana.
“Semoga bantuan ini dapat membantu mengatasi masalah pangan bagi warga dengan risiko stunting, serta meningkatkan kualitas hidup keluarga di Indonesia,” ungkap Anilta.
Anilta mengatakan dengan adanya program dari Pemko Pariaman ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan. Apalagi melihat kondisi sekarang ini harga kebutuhan pokok serba naik, dan menurutnya sebagai masyarakat kecil memang sangat berat untuk dapat memenuhi kebutuhan keluarga, termasuk kecukupan gizi anak-anak.
Adapun nama desa dan kelurahan yang menerima bantuan sembako tersebut adalah Desa Karan Aur, Desa Tungka Selatan, Desa Sei. Sirah, Desa Rambai, Desa Cubadak Aie, Desa Sikapak Timur, dan Desa Batang Tajongkek. (*/jn07)






