Pariaman, Javanusa—Sebanyak 80 murid Sekolah Dasar (SD) kurang mampu di Kota Pariaman menerima bantuan infak dari Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).
Penyerahan berlangsung di Balairung Pendopo Wali Kota Pariaman, Jumat (12/9), bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyerahkan secara simbolis bantuan infak tersebut. Ia mengapresiasi inisiatif GTK yang telah mengumpulkan dana secara sukarela untuk membantu siswa yang membutuhkan.
“Ini wujud nyata semangat kebersamaan dan gotong royong yang selalu diajarkan Rasulullah SAW. Kegiatan ini juga mendukung visi misi Pemerintah Kota Pariaman dalam program Pariaman RISALAH (Beriman, Sholeh, dan Berakhlak),” ujar Yota.
Ia menambahkan, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman juga dianjurkan untuk menyisihkan sebagian penghasilan mereka sebagai infak. Dana tersebut nantinya disalurkan kepada anak yatim piatu, terutama menjelang Idulfitri.
Bantuan GTK kali ini disalurkan kepada 80 murid SD negeri dan swasta di Kota Pariaman. Dengan total dana Rp 12 juta. Setiap siswa menerima Rp 150 ribu yang diserahkan langsung di hadapan wali murid masing-masing.
Pengumpulan infak oleh GTK telah dilakukan sebanyak lima kali, biasanya bertepatan dengan peringatan Hari Besar Islam.
Menurut Yota, meskipun jumlahnya tidak besar, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua dan memotivasi anak-anak untuk terus bersemangat belajar.
“Gunakan bantuan ini untuk membeli perlengkapan sekolah atau kebutuhan belajar lainnya,” pesannya. (*/red)






