92 Sekolah Terdampak Banjir di Padang, Pemko Targetkan Pembersihan Rampung Dua Hari

Penulis -

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang Fadly Amran bersama jajaran Disdikbud Padang meninjau SMPN 41 Padang, Selasa (4/8/2026). (Foto: Pemko Padang)

Wali Kota Padang Fadly Amran bersama jajaran Disdikbud Padang meninjau SMPN 41 Padang, Selasa (4/8/2026). (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Banjir yang melanda Kota Padang pada Senin (3/8/2026) berdampak terhadap aktivitas pendidikan.

Sebanyak 92 satuan pendidikan terendam banjir, mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), hingga SMP.

Pemerintah Kota Padang bergerak cepat meninjau kondisi sekolah sekaligus mempercepat pemulihan agar kegiatan belajar mengajar segera kembali berlangsung.

Pada Selasa (4/8/2026), Wali Kota Padang Fadly Amran bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang meninjau SMP Negeri 41 Padang.

Sekolah tersebut menjadi salah satu satuan pendidikan yang mengalami dampak paling parah akibat banjir.

Sebanyak 92 Sekolah Terdampak Banjir

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, mengatakan hasil pendataan sementara menunjukkan sebanyak 92 sekolah terdampak banjir.

Jumlah tersebut terdiri atas 38 TK dan PAUD, satu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), 43 sekolah dasar (SD), serta 10 sekolah menengah pertama (SMP).

Menurut Yopi, Pemerintah Kota Padang tidak hanya meninjau SMP Negeri 41 Padang. Pemerintah juga terus memantau kondisi sekolah lain yang terdampak banjir untuk memastikan seluruh fasilitas belajar segera siap digunakan kembali.

Langkah tersebut bertujuan agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung kembali setelah kondisi sekolah dinyatakan aman dan bersih.

“Akibat banjir kemarin kami bersama Pak Wali Kota Padang hari ini meninjau SMP 41. Dari data yang baru kami himpun, ada sekitar 92 sekolah terdampak, yakni 38 TK dan PAUD, 1 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), 43 SD, dan 10 SMP. Hari ini kami meninjau SMP 41 yang kondisinya cukup parah. Sebenarnya sekolah yang mengalami dampak paling berat ada dua, yaitu SMP 41 dan SMP 27,” kata Yopi Krislova.

Baca Juga :  Pemko Padang Kembali Salurkan Seragam Sekolah Gratis, Siswa Kurang Mampu Dapat 6 Stel
Pembersihan Ditargetkan Selesai dalam Dua Hari

Yopi menyampaikan Pemerintah Kota Padang menargetkan proses pembersihan sekolah selesai dalam dua hari. Target tersebut diharapkan memungkinkan kegiatan belajar mengajar kembali dimulai dalam waktu dekat.

“Kami berharap, seperti yang disampaikan Pak Wali Kota Padang, dalam dua hari ini rampung dibersihkan dan proses belajar mengajar sudah bisa dimulai kembali,” ujarnya.

Sekolah Masih Diliburkan Sementara

Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah yang terdampak banjir masih diliburkan. Kebijakan itu diambil karena banyak tenaga pendidik juga menjadi korban banjir dan masih membersihkan rumah serta lingkungan tempat tinggal mereka.

Pemerintah Kota Padang terus berkoordinasi dengan pihak sekolah dan berbagai instansi terkait guna mempercepat pembersihan lingkungan sekolah serta pemulihan sarana dan prasarana.

Upaya tersebut diharapkan membuat proses belajar mengajar kembali berjalan normal dengan tetap menjaga kenyamanan dan keamanan peserta didik maupun tenaga pendidik.

“Sekolah sementara diliburkan karena masih banyak guru yang juga terdampak banjir. Mereka sedang mengurus rumah masing-masing dan membersihkan sisa-sisa banjir. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, bisa besok atau lusa, kita sudah bisa kembali masuk sekolah,” tutur Yopi Krislova. (*)

Berita Terkait

Bunda PAUD Padang Dorong Pengenalan Manasik Haji Sejak Usia Emas
Porsematik 32 SMPN 32 Padang Ditutup, Maigus Nasir Dorong Siswa Kejar Prestasi
Guru TK Aisyiyah Padang Didorong Manfaatkan AI untuk Perkuat Kreativitas Mengajar
Pendaftaran SMA Kemala Taruna Bhayangkara Dibuka, Tawarkan Beasiswa 100 Persen
340 Warga Sumbar Terima Beasiswa Sawit, Mahyeldi: Jangan Sia-siakan Kesempatan
Sari Rahmawati Dilantik jadi Kepala MTs Lubuk Kilangan, Diminta Perkuat Mutu Pendidikan
Kualitas Udara Memburuk, SD-SMP di Padang Terapkan PJJ hingga 18 September
Kualitas Udara Berbahaya, Pemko Padang Alihkan Aktivitas Belajar Siswa Secara Daring 17-18 September

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru