Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang menggelar Focus Group Discussions (FGD) tentang Peran Pemerintah, Masyarakat dan Dunia Usaha dalam Pengendalian Banjir dan Pengintegrasian Kesiapsiagaan Terhadap Endemi ke Dalam Pengurangan Risiko Bencana di Kota Padang.
FGD tersebut digelar di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Jumat (18/8/2023).
Wali Kota Padang Hendri Septa dalam sambutannya mengatakan FGD ini melibatkan unsur Bappeda Sumbar, Dinas PSDA dan Bina Konstruksi Sumbar, BWS Sumatera V.
Kemudian Balai Pelaksana Jalan Nasional Sumbar serta dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumbar, ATR/BPN Kota Padang dan BPS Kota Padang.
Hadir juga Sekda Padang Andree Algamar bersama para asisten dan sejumlah pimpinan OPD terkait serta camat dan lurah di lingkup Pemko Padang.
Dalam sambutannya Wali Kota Hendri Septa menyampaikan, FGD ini sangat penting dilakukan dalam rangka menyikapi pengendalian bencana banjir. Serta pengintegrasian kesiapsiagaan terhadap endemi ke dalam pengurangan risiko bencana di Kota Padang.
“Tidak kita pungkiri Kota Padang memang kerap dilanda banjir apabila terjadi curah hujan dengan intensitas tinggi,” ungkap Hendri Septa.
Di samping itu, bencana lainnya juga perlu disikapi seperti gempa bumi, abrasi, gelombang pasang, kebakaran dan lainnya.
“Untuk itu, semoga melalui FGD ini nantinya dapat menjaring upaya kita bersama dalam mengantisipasi dan mengurangi risiko bencana itu semua,” harapnya.
FGD ini bertujuan untuk membahas dan memberikan masukan serta referensi bagi para pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi, kebijakan dan program kegiatan dalam mengantisipasi, mengelola dan mengurangi bencana khususnya banjir dan genangan air yang terjadi di Kota Padang.
Adapun sebagai narasumber diantaranya Sekda Kota Padang Andree Algamar yang memaparkan tentang “Peran Pemerintah Kota Padang dalam Pengurangan Dampak Risiko Bencana Serta Mitigasinya”.
Selanjutnya Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Sumbar menjelaskan tentang “Partisipatif Masyarakat dalam Mitigasi Risiko Banjir” serta Kepala BWS Sumatera V yang mengulas tentang “Tantangan dan Peluang Penanganan Banjir Kota Padang.
Selain itu juga hadir narasumber Peneliti dari Unand yang memaparkan mengenai “Pengintegrasian Kesiapsiagaan Terhadap Endemi Ke Dalam Pengurangan Risiko Bencana di Kota Padang sekaligus tentang “Penyusunan RPB Kota Padang”. (*/jn01)






