Pra Bencana Sebagai Langkah Awal Mengurangi Risiko Bencana

Penulis -

Selasa, 27 Agustus 2024 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Javanusa—Kota Padang salah satu daerah rawan bencana, seperti gempa, tsunami, banjir dan bencana lainnya.

Untuk mengurangi risiko bencana, Asisten I Pemerintahan dan Kesra memaparkan terdapat tiga hal dasar yang dilakukan masyarakat ketika terjadi bencana.

Edi menjelaskan tiga hal dasar untuk mengurangi risiko bencana, diantaranya pra bencana, masa darurat dan pasca bencana.

Informasi tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber kegiatan pelatihan Kelompok Siaga Bencana Kecamatan Bungus Teluk Kabung, di salah satu hotel, Senin (26/8/2024).

“Di masa pra bencana, kita harus melakukan persiapan, sebab tidak ada yang tau kapan bencana itu terjadi. Maka dari itu harus disiapkan, sebagai langkah awal sebelum terjadinya bencana, sehingga dapat memperkuat mitigasi sebelum terjadi,” jelasnya.

Kemudian, masa darurat yaitu masyarakat harus bisa mengurangi dampak risiko yang terjadi apabila bencana melanda, seperti ketika terjadinya gempa berlindung di bawah meja untuk menghindar dari benda-benda yang mungkin jatuh dan jendela, kenali bagian bangunan yang memiliki struktur kuat.

“Ketiga adalah, pasca bencana seperti pemulihan dengan mengetahui tempat-tempat maupun jalur-jalur evakuasi atau tempat aman agar bisa selamat apabila terjadi bencana. Memperhatikan bangunan yang terdampak aman untuk diakses atau dihuni, pastikan informasi dari sumber resmi dari BNPB, BMKG, ataupun BPBD,” ulasnya.

Ia memaparkan, persiapan yang penting dari ketiga tahapan tersebut adalah pra bencana, jika mitigasi dari pra bencana tidak berjalan maksimal, maka banyak yang takut dan cemas ketika terjadinya bencana.

“Sumber daya yang paling penting adalah manusia, pemerintah sebagai pengayom, maka dari itu kegiatan pelatihan ini kita lakukan dengan peran masyarakat, program yang dilakukan, serta anggaran yang nanti dibutuhkan. Maupun sarana dan prasarana pada kegiatan pelatihan Kelompok Siaga Bencana Kecamatan Bungus Teluk Kabung dapat mengedukasi masyarakat,” harapnya. (*/jn01)

Baca Juga :  Musim Panen, Delapan Komoditas Pangan Turun Harga

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru