Simulasi Gempa, Anak TK Berhamburan

Penulis -

Kamis, 19 September 2024 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa TK Islam Khaira Ummah Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto panik berhamburan keluar ruangan. (Foto: Diskominfo Padang)

Siswa TK Islam Khaira Ummah Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto panik berhamburan keluar ruangan. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Siswa Taman Kanak-Kanak (TK) Islam Khaira Ummah Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah tampak panik berhamburan keluar ruangan dengan perasaan takut dan cemas.

Saat sirine berbunyi, mereka berlindung di bawah meja yang dapat melindungi diri mereka dari bencana. Kemudian mereka tampak berlari menuju titik kumpul.

Hal tersebut ternyata merupakan bagian skenario dari ancaman potensi bencana alam megathrust Mentawai dan penguatan kesiapsiagaan bencana.

Baca Juga: Bangunan di Kota Padang Harus Ramah dengan Bencana

Sekretaris BPBD Padang, Robert Candra Eka Putra menerangkan isu megathrust bukanlah hal yang baru, tetapi sudah ada sejak lama.

“Dalam catatan sejarah, Kota Padang pernah diguncang gempa. Hal ini tentunya menjadi pengingat untuk bagaimana mengukur kesiapsiagaan kita ketika bencana itu terjadi,” terangnya, Kamis (19/9/2024).

Pasca gempa 2009 isu megthrust telah berkembang ditambah dengan kemajuan teknologi, sehingga isu megathrust ini membuat masyarakat panik dan khawatir.

“Megathrust sebagai informasi bagi kita untuk siap menghadapi bencana, menyiapkan diri dan langkah apa yang dilakukan jika bencana datang. Melalui simulasi ini sebagai langkah preventif,” jelasnya.

Jika terjadi gempa lindungi diri dari jatuhan barang dengan tas atau tangan, berlindung di bawah benda seperti kursi atau meja. Kemudian berlari menuju titik kumpul dan ambil action ke arah timur.

Ia juga menambahkan, Padang mempunyai 25 marka blue line tsunami. Jika bencana terjadi, segera mengungsi ke tempat aman tersebut.

“Dibutuhkan peran bersama dalam menghadapi bencana ini, satuan pendidikan harus mempunyai SOP dalam menghadapi bencana” terangnya. (*/jn01)

Baca Juga :  Padang Bidik Creative City of Gastronomy UNESCO, Fadly Amran Gandeng IFC Kembangkan Industri Fashion

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Muhammad Fakhri Ramadan Raih Emas Lompat Tinggi Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Alesha, Pesenam 6 Tahun Asal Payakumbuh Bersama Tsafani dan Adiba Raih Perunggu Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Berita Terbaru