Padang, Javanusa—Pemerintah Kecamatan Lubuk Begalung bersama jajaran Polsek setempat dan Satgas Anti Tawuran mengintensifkan patroli untuk mencegah aksi tawuran dan menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayahnya, Jumat (21/9/2024).
Operasi pengawasan gabungan ini meliputi area sekitar jembatan Ujung Tanah dan dilanjutkan dengan patroli di masing-masing kelurahan.
Kegiatan ini berlangsung dari malam hingga dini hari, melibatkan berbagai elemen termasuk aparatur kecamatan, kelurahan, TNI, Polri, dan Satpol PP.
Baca Juga: Satgas Anti Tawuran Kelurahan Batuang Taba Dikukuhkan
Camat Lubuk Begalung Nofiandi Amir diwakili Kasi Pemerintahan Kecamatan Lubuk Begalung, Syukur menjelaskan patroli ini merupakan upaya pencegahan tawuran antar pemuda.
“Kami juga melibatkan unsur Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan tokoh pemuda yang tergabung dalam Satgas Anti Tawuran,” ujarnya.
Selama patroli, tim gabungan mendatangi kelompok-kelompok pemuda yang sedang berkumpul dan meminta mereka untuk membubarkan diri serta kembali ke rumah masing-masing. Tindakan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi konflik yang mungkin timbul.
Syukur menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan partisipasi aktif masyarakat dalam memantau situasi kamtibmas.
“Di Kecamatan Lubuk Begalung, kami telah membentuk Satgas Anti Tawuran di 15 kelurahan yang terdiri dari unsur LPM, tokoh pemuda, dan Karang Taruna,” tambahnya.
Syukur berharap Satgas ini dapat menjadi perpanjangan tangan Tim Kecamatan, Polsek, dan Koramil dalam menyampaikan informasi adanya indikasi tawuran. Selain itu, Satgas juga berperan aktif dalam mengawasi lingkungan. (*/jn01)






