Pj Wako Padang Panen Padi Demplot “Bersawah Pokok Murah”, Hasilkan 4,1 Ton per Hektar

Penulis -

Rabu, 23 Oktober 2024 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Wali Kota Padang Andree Algamar panen padi bersama masyarakat Keltan Anugerah, di areal sawah Kampung Tematik Ketahanan Pangan Pasar Lalang, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Rabu (23/10/2024). (Foto: Prokopim Padang)

Pj Wali Kota Padang Andree Algamar panen padi bersama masyarakat Keltan Anugerah, di areal sawah Kampung Tematik Ketahanan Pangan Pasar Lalang, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Rabu (23/10/2024). (Foto: Prokopim Padang)

Padang, Javanusa—Penjabat (Pj) Wali Kota Padang Andree Algamar melaksanakan panen padi bersama masyarakat Kelompok Tani Anugerah, di areal sawah Kampung Tematik Ketahanan Pangan Pasar Lalang, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Rabu (23/10/2024).

Panen padi dengan pola tanam demplot “Bersawah Pokok Murah” ini juga diikuti Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang Alfianto, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Yoice Yuliani, beserta unsur Forkopimca Kecamatan Kuranji dan sejumlah Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

“Hari ini kita memanen padi demplot Bersawah Pokok Murah yang langsung diambil ubinannya oleh BPS. Hasilnya sangat bagus, 4,1 ton padi per hektar. Metode ini merupakan upaya kita dalam meningkatkan produksi padi di Kota Padang,” ujar Andree kepada wartawan.

“Beras atau padi adalah kebutuhan pokok masyarakat. Oleh karenanya para petani harus memiliki daya saing tinggi dengan mengoptimalkan teknologi pertanian yang ada. Dinas Pertanian agar selalu memotivasi para kelompok tani, sehingga kualitas padi yang dihasilkan selalu bagus,” pungkas Andree.

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Yoice Yuliani menyebutkan, selain meningkatkan produksi padi, demplot Bersawah Pokok Murah yang dilakukan ini juga bertujuan untuk mengurangi biaya produksi sehingga keuntungan yang didapat petani lebih tinggi.

“Bersawah Pokok Murah dilakukan pada bedeng-bedeng, sehingga hemat dari sisi pemakaian pupuk anorganik dan biaya pengolahan lahan. Jerami dijadikan mulsa untuk menghambat pertumbuhan gulma,” sebutnya.

Ia menjelaskan, Kota Padang saat ini memiliki lahan sawah seluas 4.341 hektar berdasarkan data yang dikeluarkan Kementerian ATR/BPN. Sementara produksi padi rentang waktu Januari-Oktober 2024 mencapai 36 ribu ton.

“Produksi padi di Kota Padang saat ini rata-rata produktivitasnya 5,2 ton per hektar. Capaian ini masih mencukupi sekitar 25-30 persen kebutuhan pangan warga Kota Padang. Selebihnya masih dipasok dari daerah tetangga di dalam Provinsi Sumatera Barat,” tambahnya. (*/jn01)

Baca Juga :  Napak Tilas Memperingati Gugurnya Bagindo Aziz Chan Kembali Digelar

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Razia Tempat Hiburan Malam di Guguak, Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota Tes Urine Pengunjung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Selama Porprov Sumbar 2026, PKL Dilarang Berjualan di Dalam Portal GOR H. Agus Salim

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Truk CPO Terguling di Singuntur Mudo, Arus Padang–Painan Buka-Tutup

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Buntut Temuan Klaster Mewah

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

7 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Panyalaian, Diduga Dipicu Rem Pikap Bermasalah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Gempa M 6,1 Sumba Barat Daya, 20 Rumah dan Sejumlah Fasilitas Rusak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Getaran Terasa hingga Manggarai Barat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Musik Karaoke Terlalu Keras, Satpol PP Padang Tegur Pemilik Warung

Berita Terbaru