PLN Hadir di Tahun Baru, Tagihan Listrik dan Token Listrik Diskon Cuma-Cuma 50%

Penulis -

Sabtu, 4 Januari 2025 - 06:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Javanusa—PLN hadir mendukung ekonomi masyarakat di tahun baru 2025 lewat paket stimulus ekonomi.

Sejak 1 Januari 2025, PT PLN (Persero) berikan paket stimulus ekonomi berupa potongan tarif listrik 50% bagi pelanggan rumah tangga daya 2.200 Volt Ampere (VA) ke bawah.

Program ini berlaku bagi tagihan listrik dan pembelian token listrik Januari hingga Februari 2025.

Pemotongan diskon 50% dapat dinikmati secara cuma-cuma, tanpa mekanisme atau registrasi tertentu.

PLN juga memastikan sistem layanan PLN yang telah terdigitalisasi akan memudahkan proses pembayaran atau pembelian pelanggan.

Pemberlakuan potongan diskon untuk tagihan listrik pelanggan pascabayar berlaku untuk pemakaian listrik bulan Januari yang dapar dibayarkan pada bulan Februari dan tagihan listrik bulan Februari yang dapar dibayarkan pada Maret 2025.

Sementara untuk pelanggan prabayar akan menerima potongan langsung 50% saat membeli token listrik pada periode Januari hingga Februari.

Potongan diskon diberikan langsung saat pembayaran tagihan listrik atau pembelian token listrik melalui media pembayaran apapun, baik itu melalui PLN Mobile, ritel, agen, atau saluran lainnya.

Untuk memastikan stimulus ekonomi ini tepat sasaran dan untuk menghindari penumpukan token yang berlebihan, PLN menerapkan pembatasan maksimal pembelian token listrik pada periode diskon, yaitu setara 720 jam nyala dalam satu bulan.

Adapun rincian batas maksimal pembelian token listrik diskon per bulan untuk setiap golongan tarif adalah sebagai berikut;

1. Tarif 450 VA: Maksimal 720 jam nyala atau setara 324 kWh. Tarif listrik: Rp415 per kWh x 324 kWh = Rp134.460. Diskon maksimal: Rp67 ribu per bulan.

2. Tarif 900 VA: Maksimal 720 jam nyala atau setara 648 kWh. Tarif listrik: Rp1.352 per kWh x 648 kWh = Rp876.096. Diskon maksimal: Rp438 ribu per bulan.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Antar Santunan Rp 42 Juta dan Fasilitasi Pendidikan Adik-Adik Almarhumah Nia

3. Tarif 1.300 VA: Maksimal 720 jam nyala atau setara 936 kWh. Tarif listrik: Rp1.444,70 per kWh x 936 kWh = Rp1,35 juta. Diskon maksimal: Rp676 ribu per bulan.

4. Tarif 2.200 VA: Maksimal 720 jam nyala atau setara 1.584 kWh. Tarif listrik: Rp1.444,70 per kWh x 1.584 kWh = Rp2,28 juta. Diskon maksimal: Rp1,14 juta per bulan.

Efison, salah satu warga Kecamatan Nanggalo Sumbar, mengaku senang saat baru saja menambah token listrik di rumahnya.

“Saya tadi beli token 200 ribu, biasanya dapat 126 kWh, tadi dapat 2 kali lipatnya. Saya beli di PLN Mobile, langsung tertera, mudah, dan cepat,” sampainya antusias.

Efison berharap, program seperti ini bisa sering diadakan dan menyasar golongan tarif yang sama, karena akan sangat bermanfaat untuk meringankan beban belanja rumah tangga.

Sementara itu General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumbar Ajrun Karim mengatakan, stimulus ekonomi diskon tarif listrik 50% ini merupakan bukti pemerintah hadir melalui PLN untuk memberikan bantuan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

‘’Semoga masyarakat memanfaatkan program diskon 50% ini dengan maksimal. Prediksi dengan bijaksana berapa kebutuhan listrik yang harus dibayar atau dibeli setiap bulannya. Mari terang bersama PLN,” ujar Ajrun kemudian. (*/jn01)

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Fadly Amran Minta Pembangunan SDN 01 Pasar Laban Dipercepat, Mitigasi Banjir Diperkuat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Kabut Asap, Disdikbud Padang Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh 9–10 Oktober 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Buka CSC Lustrum XII SMK SMTI Padang, Maigus Nasir Tekankan Pentingnya Karakter Generasi Muda

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Bunda PAUD Padang Dorong Pengenalan Manasik Haji Sejak Usia Emas

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Porsematik 32 SMPN 32 Padang Ditutup, Maigus Nasir Dorong Siswa Kejar Prestasi

Rabu, 30 September 2026 - 16:22 WIB

Guru TK Aisyiyah Padang Didorong Manfaatkan AI untuk Perkuat Kreativitas Mengajar

Selasa, 29 September 2026 - 18:01 WIB

Pendaftaran SMA Kemala Taruna Bhayangkara Dibuka, Tawarkan Beasiswa 100 Persen

Selasa, 22 September 2026 - 08:17 WIB

340 Warga Sumbar Terima Beasiswa Sawit, Mahyeldi: Jangan Sia-siakan Kesempatan

Berita Terbaru