Padang, Javanusa—Dalam upaya mengembalikan fungsi dan peran tokoh adat seperti Niniak Mamak 4 Suku dan Kapalo Mudo, sebagai tokoh yang berperan strategis di tengah kehidupan bermasyarakat, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg) bersama KAN Nagari Nan XX, serta LKAAM Kecamatan Lubeg menggelar sosialisasi.
Sosialisasi dilakukan di Balai Pertemuan lantai II Kantor KAN Nagari Nan XX, Selasa (7/1/2025). Dihadiri Camat, KUA, Forkopimca, Lurah, LPM, pengurus KAN Nan XX, bundo kanduang dan tokoh masyarakat.
Camat Nofiandi Amir menyebutkan sosialisasi ini bertujuan lebih menekankan kembali dan mengembalikan tugas pokok dan fungsi Niniak Mamak 4 Suku dan Kapalo Mudo sebagai urang tuo di dalam lingkungan masyarakat Kelurahan di Kecamatan Lubeg.
“Niniak Mamak 4 Suku dan Kapalo Mudo adalah sebagai urang tuo dalam suatu kampung dan kelurahan sangat berperan penting dalam menciptakan hubungan kekerabatan suatu kaum dan suku. Lalu, mampu menetralisir atau tempat menyelesaikan sengketa adat dalam daerahnya,” jelas Andi Amir.
Menurutnya, keberadaan Niniak Mamak 4 Suku dan Kapalo Mudo di tengah kehidupan masyarakat tidak hanya sebagai formalitas.
Namun mampu mengimplementasikan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) di wilayah masing-masing serta sebagai corong dari KAN Nan XX serta LKAAM dalam penguatan ABS-SBK.
“Niniak Mamak 4 Suku dan Kapalo Mudo merupakan tonggak sejarah panjang orang yang memegang peranan di sebuah kampung dan akan tegak di halaman adat dan di tepian syarak. Artinya, komponen tersebut yang akan jadi tumpuan tegaknya adat dan syarak di Kampung/kelurahan wilayah KAN Nagari Nan XX.
“Kami akan mendukung dan komitmen dengan kearifan lokal. Adat istiadat serta budaya yang berkembang di tengah masyarakat, harus didukung sepenuhnya,” ujar Nofiandi Amir.
Tentunya, lewat kepemimpinan adat dan syarak, ada perubahan ke arah yang lebih baik lagi pembangunan adat dan syarak di tengah masyarakat Lubuk Begalung. (*/jn01)






