Padang, Javanusa—Camat Lubuk Begalung (Lubeg) Nofiandi Amir menegaskan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) merupakan satuan wilayah setingkat kelurahan yang mengintegrasikan berbagai program pemberdayaan serta penguatan institusi keluarga secara menyeluruh.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, keluarga, dan masyarakat melalui intervensi berbasis siklus kehidupan.
“Kampung KB menjadi salah satu program strategis dalam pelaksanaan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) yang diterapkan secara optimal di lapangan,” ujar Nofiandi Amir dalam Pembinaan Kelompok Kerja (Pokja) Kampung Keluarga Berkualitas se-Kecamatan Lubeg di Balai Penyuluh KB Lubeg, Selasa (4/2/2025).
Lebih lanjut, Nofiandi menjelaskan Kampung KB memiliki peran penting dalam meningkatkan keterlibatan pemerintah, lembaga nonpemerintah, dan sektor swasta dalam memfasilitasi, mendampingi, serta membina masyarakat dalam menjalankan Program Bangga Kencana, mempercepat penurunan angka stunting, dan mendorong pembangunan di berbagai sektor lainnya.
“Keberadaan Kampung KB bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung, desa, atau kelurahan. Melalui program ini, keluarga diharapkan dapat menjalankan kehidupan yang lebih sejahtera dan berkualitas,” tambahnya.
Salah satu indikator keberhasilan Kampung KB, menurut Nofiandi, adalah turunnya angka stunting di wilayah tersebut. Dengan adanya program ini, diharapkan partisipasi masyarakat dalam mencegah stunting semakin meningkat melalui sinergi berbagai pihak.
“Kampung KB nantinya diharapkan dapat berkontribusi dalam menanggulangi stunting, menurunkan angka kematian ibu hamil dan melahirkan, mengurangi angka kematian bayi, meningkatkan partisipasi dalam program keluarga berencana, serta menekan angka kemiskinan,” ungkapnya.
Kegiatan pembinaan tersebut turut dihadiri oleh Koordinator Lapangan KB Lubeg, Rahman, serta Penyuluh KB, Lili Andriati. (*/jn01)






