Bupati Annisa: Saya Tidak Akan Meminta Setoran untuk Jabatan atau Proyek Pembangunan

Penulis -

Rabu, 12 Maret 2025 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani. (Foto: Pemkab Dharmasraya)

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani. (Foto: Pemkab Dharmasraya)

Dharmasraya, Javanusa—Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani menegaskan dirinya tidak akan meminta sepeser pun dari Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pengusaha untuk mendapatkan posisi, atau proyek pembangunan di era pemerintahan yang dipimpinnya.

Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik jual beli jabatan dan kongkalikong proyek pemerintah, di Pulau Punjung, Senin (10/3/2025).

“Saya ingin memastikan seluruh proses seleksi dan promosi jabatan di lingkungan Pemkab Dharmasraya berjalan sesuai dengan prinsip meritokrasi, dan pelelangan pekerjaan proyek pembangunan dilaksanakan dengan transparan. Tidak ada pungutan atau permintaan uang dalam bentuk apa pun bagi ASN yang ingin menduduki jabatan tertentu atau pengusaha yang ingin mendapatkan proyek,” tegas Annisa.

Untuk itu ia berharap seluruh ASN satu frekuensi untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Annisa menekankan setiap ASN memiliki kesempatan yang sama untuk berkarier berdasarkan kompetensi, kinerja, dan integritas.

“Saya ingin membangun pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Jabatan bukan untuk diperjualbelikan, melainkan diberikan kepada mereka yang benar-benar layak dan mampu mengemban amanah. Demikian juga untuk proyek, hanya untuk perusahaan yang betul-betul mampu menyediakan barang dan jasa sesuai standar kualitas yang sudah ditetapkan,” lanjutnya.

Selain itu, Annisa juga mewanti-wanti agar tidak ada ASN yang mencoba memanfaatkan jalur kekerabatan, termasuk kepada keluarganya, untuk mendapatkan jabatan atau pekerjaan tertentu di lingkup pemerintah Kabupaten Dharmasraya.

“Saya tidak ingin ada intervensi atau pendekatan kekeluargaan dalam proses seleksi jabatan dan lelang barang dan jasa. Semua harus berkompetisi secara sehat dan professional,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia meminta ASN untuk fokus bekerja dan menghindari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dan menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

Baca Juga :  Kemenag Kenalkan Dua Buku Antikorupsi, Angkat Kisah Ulama Penjaga Integritas

“Saya ingin ASN di Dharmasraya bekerja dengan penuh dedikasi, melayani masyarakat dengan sepenuh hati, dan tidak terlibat dalam praktik yang merugikan negara maupun rakyat,” ujarnya.

Annisa juga mengajak seluruh ASN untuk meninggalkan cara-cara lama yang tidak sesuai dengan prinsip good governance dan clean government.

“Sudah saatnya kita berbenah. Tidak ada lagi budaya yang bertentangan dengan semangat reformasi birokrasi. Semua harus berjalan sesuai aturan, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

Annisa juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya pemerintahan dan melaporkan jika menemukan indikasi penyimpangan kinerja ASN.

“Kami akan menindak tegas jika ada praktik yang mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan. Kalau ada yang mencoba KKN, awas, saya perkarakan Anda!” tegasnya.

Dengan kebijakan ini, Annisa berharap dapat menciptakan birokrasi yang bersih, berorientasi pada pelayanan masyarakat, dan menjunjung tinggi nilai profesionalisme dalam lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya. (*/jn05)

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:02 WIB

Alee Rilis Single Apa Kabarmu?, Angkat Rindu yang Kembali Setelah Perpisahan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:08 WIB

BLINGOUTKID Rilis Single Freak Like Me, Kisah Keberanian Menjadi Diri Sendiri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:03 WIB

satchi! Rilis All the Almost, Lagu Indie-Folk tentang Cinta yang Tak Kunjung Terungkap

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Gavendri Rilis Album Kedua Sympathy/Empathy, Rekam Pergulatan Hidup sebagai Orang Dewasa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Berita Terbaru