Padang, Javanusa—Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mematangkan Program Unggulan (Progul) Smart City sebagai bagian dari visi besar pembangunan daerah menuju kota maju dan sejahtera.
Dalam pertemuan yang digelar di Ruang e-Gov, Kamis (17/4/2025), Asisten III Administrasi Umum Setda Kota Padang, Corri Saidan, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut membahas rencana strategis perangkat daerah serta penyusunan dokumen RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).
“Pembahasan ini untuk memastikan apakah program-program kegiatan dalam lima tahun mendatang sudah sesuai regulasi dan mengakomodir pencapaian visi kota. Yaitu menggerakkan segala potensi untuk mewujudkan Kota Padang sebagai kota pintar (smart city) dan kota sehat, berlandaskan agama dan budaya, menuju kota yang maju dan sejahtera,” ujar Corri.
Corri menekankan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus menyelaraskan program kerja mereka guna mendukung terwujudnya visi tersebut.
“Diskominfo sebagai core value dalam pengembangan smart city tentu harus menetapkan program strategis untuk mencapai visi ini,” tambahnya.
6 Dimensi Smart City Padang
Lebih lanjut, Corri mengungkapkan bahwa terdapat enam dimensi utama dalam konsep smart city, yakni:
- Smart Governance
- Smart Branding
- Smart Economy
- Smart Living
- Smart Society
- Smart Environment
Keenam dimensi ini diturunkan lagi ke dalam 18 subdimensi, mencakup:
- Pelayanan publik
- Birokrasi pemerintah
- Kebijakan publik
- Pariwisata
- Daya saing bisnis
- Penataan wajah kota
- Penataan industri
- Kesejahteraan masyarakat
- Ekosistem keuangan
- Lingkungan nyaman
- Pelayanan kesehatan
- Transportasi dan logistik
- Masyarakat yang smart
- Sistem edukasi
- Keamanan dan keselamatan
- Perlindungan lingkungan
- Tata kelola sampah
- Energi berkelanjutan
“Program smart city tidak hanya menjadi tanggung jawab Diskominfo. OPD lainnya juga harus menyusun program sesuai peran dan kewenangan masing-masing. Oleh karena itu, pemetaan program perlu dilakukan secara jelas agar tercipta kesamaan persepsi,” jelasnya.
Peningkatan Nilai SPBE dan Dukungan Infrastruktur
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang, Boby Firman, menyebutkan penilaian smart city berjalan beriringan dengan penilaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Saat ini, nilai SPBE Kota Padang berada pada angka 3,96 dengan predikat “sangat baik”.
“Tahun ini kami akan berusaha meningkatkan nilai tersebut pada kategori memuaskan. Di sisi lain, dalam mendukung smart city, Diskominfo telah memasang wifi gratis, termasuk di lingkungan sekolah dan masjid secara bertahap,” pungkas Boby. (*/red)






