Cegah Kekerasan, Jadikan Kota Padang Sebagai Kota Layak Anak

Penulis -

Sabtu, 26 April 2025 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua P2TP2A Kota Padang, Ny. dr. Dian Puspita Fadly Amran, Sp.JP, Kepala DP3AP2KB Eri Sendjaya dan jajaran serta para narasumber. (Foto: Diskominfo Padang)

Ketua P2TP2A Kota Padang, Ny. dr. Dian Puspita Fadly Amran, Sp.JP, Kepala DP3AP2KB Eri Sendjaya dan jajaran serta para narasumber. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Padang, Ny. dr. Dian Puspita Fadly Amran, Sp.JP mengungkapkan keprihatinannya atas tingginya angka kekerasan terhadap anak, baik di tingkat nasional maupun lokal.

Sepanjang tahun 2024, tercatat 78 kasus kekerasan terhadap anak di Kota Padang, mulai dari kekerasan fisik, psikis, penelantaran, hingga kekerasan seksual.

“Fenomena ini menjadi alarm keras bagi kita. Tidak seharusnya anak-anak, yang seharusnya tumbuh dalam kasih sayang, justru menjadi korban kekerasan dari orang-orang terdekat mereka,” kata Ny. Dian Puspita saat membuka kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Korban Kekerasan Terhadap Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus di Gedung Youth Center Bagindo Aziz Chan, Sabtu (26/4/2025).

Baca Juga: Raker TP-PKK Padang 2025, Ny. Dian Puspita Tekankan Kolaborasi dan Inovasi

Ia menegaskan upaya pencegahan dan perlindungan anak harus dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan.

Salah satu langkah penting adalah memperkuat lembaga layanan seperti P2TP2A yang menjadi pusat informasi, pemberdayaan, pendampingan, dan perlindungan anak-anak dan perempuan korban kekerasan.

“Ananda semua yang hadir di sini adalah agen perubahan. Mari bersama kita bangun kesadaran dan kepedulian, agar Padang benar-benar menjadi Kota Layak Anak, kota yang memberikan rasa aman, nyaman, dan kesempatan bagi setiap anak untuk berkembang maksimal,” ucapnya.

Ia menambahkan, mewujudkan Kota Layak Anak bukan hanya tugas pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, hingga lingkungan sekitar.

Baca Juga: Tari Massal TK se-Kota Padang, Bunda PAUD Ajak Orang Tua dan Guru Bangun Karakter Anak Sejak Dini

“Saya berharap setelah mengikuti kegiatan ini, ananda dapat menjadi pelopor di lingkungan masing-masing. Kita butuh banyak pelopor dan pelapor agar kekerasan terhadap anak dapat ditekan, bahkan dihilangkan. Sehingga menjadikan Padang sebagai Kota Layak Anak, kota yang aman dan ramah bagi anak,” harapnya.

Baca Juga :  Dasawisma Aloe Vera 7 Batu Gadang Dinilai Provinsi, Wako Fadly Amran Optimistis Raih Juara

Kepala DP3AP2KB Kota Padang, Eri Sendjaya mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman peserta tentang bentuk-bentuk kekerasan, faktor penyebab, serta dampaknya terhadap perkembangan anak.

“Kami ingin menanamkan kepada peserta pentingnya membangun pergaulan positif, membentuk lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak, serta menjadi mata dan telinga yang aktif dalam mendeteksi kekerasan,” jelas Eri.

Baca Juga: Bunda PAUD Kota Padang Apresiasi Dedikasi Himpaudi, Dorong Sinergi Tingkatkan Pendidikan Anak Usia Dini

Sosialisasi ini diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari siswa-siswi SMP, SMA, Forum Anak Kota Padang, serta guru pendamping.

Untuk memperkaya materi, dihadirkan narasumber berkompeten, seperti Aiptu David Rico Dermawan dari Tim Klewang Polresta Padang dan Psikolog Neny Andriani, S.Psi, M.Psi, Psikolog.

Dengan sinergi yang terus diperkuat antara pemerintah, masyarakat, dan anak-anak sebagai pelopor perubahan, Kota Padang optimis menapaki jalan menjadi Kota Layak Anak, tempat di mana tawa anak-anak bukan hanya terdengar, tapi juga terlindungi. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:57 WIB

Berbagi Pengalaman di Unand, Fadly Amran Ajak Mahasiswa Jadi Pemimpin Berintegritas dan Peduli Sesama

Senin, 14 September 2026 - 20:33 WIB

Dies Natalis ke-70 Unand, Mahyeldi Minta Riset Tak Berhenti di Publikasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Buka PKKMB PNP 2026, Fadly Amran Dorong Mahasiswa Aktif Berorganisasi dan Kejar Prestasi

Senin, 2 Maret 2026 - 08:06 WIB

Cegah Sejak Dini, FK Unbrah Edukasi Mahasiswa Baru tentang Bahaya Infeksi Menular Seksual

Jumat, 15 November 2024 - 07:02 WIB

Dosen PA Unbrah dan RSUD dr. Rasidin Padang Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks Gratis

Senin, 4 November 2024 - 15:15 WIB

FK Unbrah Edukasi Masyarakat Padang Pariaman tentang Diabetes Melitus

Berita Terbaru