Pembangunan PLTP Muara Laboh Unit-2 Dimulai, Sumbar Targetkan Investasi Berkelanjutan

Penulis -

Sabtu, 28 Juni 2025 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar Mahyeldi menghadiri peresmian pembangunan PLTP Muara Laboh Unit-2 di PLTP Ijen, Bondowoso, Jawa Timur, Kamis (26/6/2025). (Foto: ADPSB)

Gubernur Sumbar Mahyeldi menghadiri peresmian pembangunan PLTP Muara Laboh Unit-2 di PLTP Ijen, Bondowoso, Jawa Timur, Kamis (26/6/2025). (Foto: ADPSB)

Bondowoso, Javanusa—Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Muara Laboh Unit-2 resmi dimulai di Kabupaten Solok Selatan, Sumbar.

Proyek strategis ini menjadi bagian dari 55 proyek energi baru terbarukan (EBT) yang diresmikan secara kolektif oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Kamis (26/6/2025), di PLTP Ijen, Bondowoso, Jawa Timur.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah hadir langsung dalam peresmian tersebut. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk terus membuka ruang investasi strategis, khususnya di sektor energi ramah lingkungan.

“Saya meyakini pembangunan PLTP Muara Laboh Unit-2 akan berdampak positif bagi iklim investasi Sumbar. Kami siap memfasilitasi dan memberikan kepastian hukum bagi para investor,” ujar Mahyeldi.

Pembangunan PLTP ini sejalan dengan Program Unggulan Pemprov Sumbar, yakni Gerak Cepat Sumbar Sejahtera. Mahyeldi menyebutkan pengelolaan sumber daya alam tidak hanya harus berkelanjutan, tetapi juga memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

“Pembangunan energi harus berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar, khususnya di kawasan Solok Selatan,” tegasnya.

Investasi Rp 8,2 Triliun, Pasok Listrik untuk 900 Ribu Rumah Tangga

PLTP Muara Laboh Unit-2 merupakan bagian dari Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Liki Pinangawan-Muaralaboh, yang memiliki potensi hingga 220 megawatt.

Proyek ini ditargetkan mulai beroperasi secara komersial (COD) pada tahun 2027 dengan nilai investasi mencapai Rp 8,2 triliun.

Secara teknis, pembangkit ini diproyeksikan mampu menyuplai listrik bagi sekitar 900.000 rumah tangga. Selain itu, PLTP ini juga akan mengurangi emisi karbon sebesar 938.000 ton CO₂ per tahun.

Selama fase konstruksi, proyek ini menyerap sekitar 1.500 tenaga kerja, dan 300 hingga 400 orang pada tahap operasional.

Menurut Mahyeldi, Sumbar masih memiliki potensi besar di sektor energi panas bumi yang belum tergarap. Beberapa wilayah seperti Dharmasraya dan Pasaman tengah dikaji sebagai lokasi pengembangan selanjutnya.

Baca Juga :  Gebyar HUT Korpri Ke-52 Kota Padang: Ajang Silaturahmi dan Unjuk Kebolehan ASN

“Kami akan terus mendorong perluasan investasi panas bumi demi mendukung transisi energi nasional dan menciptakan lapangan kerja baru,” ungkapnya.

Selain PLTP Muara Laboh Unit-2, Presiden Prabowo juga meresmikan 54 proyek EBT lainnya. Dari total proyek tersebut, 50 di antaranya telah siap beroperasi secara komersial. Rinciannya meliputi:

  • 3 proyek PLTP dengan total kapasitas 91,9 MW
  • 47 proyek PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) berkapasitas 27,8 MW

Sementara itu, 5 proyek lainnya baru memasuki tahap awal pembangunan dengan total kapasitas 260 MW, termasuk:

  • PLTP Muara Laboh Unit-2 (80 MW) – Sumatera Barat
  • PLTP Ulu Belu (55 MW) – Lampung
  • PLTP Sorik Merapi Unit-5 (41,25 MW) – Sumatera Utara
  • PLTP Salak Binary (16,15 MW)
  • PLTP Salak Unit-7 (40 MW) – Jawa Barat
  • PLTP Wayang Windu Unit-3 (30 MW) – Jawa Barat
  • PLTP Ijen Unit-1 (34,5 MW) – Jawa Timur
  • PLTP Patuha Unit-2 (55 MW) – Jawa Barat

Turut hadir dalam peresmian Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Bondowoso, dan Direktur Utama PT PLN (Persero).

Sejumlah pemimpin perusahaan pengembang panas bumi juga hadir, seperti PT Supreme Energy Muara Laboh, PT Medco Cahaya Geothermal, dan PT Pertamina Geothermal Energy. (*/adpsb)

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru