Padang Panjang, Javanusa—Sebanyak enam daerah irigasi di Kota Padang Panjang ditetapkan sebagai penerima Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) untuk Tahun Anggaran 2025.
Program ini merupakan inisiatif Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang bertujuan memperkuat sistem irigasi demi mendukung ketahanan pangan nasional.
Enam lokasi yang masuk dalam program tersebut adalah:
- Batang Pekah (Kelurahan Ekor Lubuk)
- Cubadak Gadang
- Sawah Labuah
- Solok Panjang
- Sigata (Kelurahan Ganting)
- Bulakan Dalam (Kelurahan Sigando)
Wakil Ketua DPRD Padang Panjang, Mardiansyah, menyatakan program ini merupakan hasil dari aspirasi masyarakat melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) dan telah mendapat dukungan dari Anggota DPR RI, Athari Gauthi Ardi.
“Dengan irigasi yang lebih baik, para petani akan lebih mudah mengelola lahan dan meningkatkan produksi. Program ini sangat penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah,” kata Mardiansyah, Senin (7/7/2025).
Manfaat Langsung untuk Petani
Plh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang Panjang, Wita Desi Susanti, menjelaskan masing-masing daerah irigasi akan menerima bantuan maksimal sebesar Rp 195 juta.
Dana tersebut untuk rehabilitasi, peningkatan, atau pembangunan jaringan irigasi sesuai kebutuhan lapangan.
“Bantuan ini memperkuat upaya Pemko dalam pembangunan infrastruktur pertanian. Kami berharap ke depan semakin banyak program pusat yang bisa mendukung kesejahteraan petani di daerah,” ujarnya. (*/red)






