Solsel, Javanusa—Sebanyak 810 mahasiswa Universitas Baiturrahmah (Unbrah) mulai melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam program University Social Responsibility (USR9) di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.
Kegiatan ini ditandai dengan seremoni penerimaan resmi oleh Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, yang berlangsung di halaman kantor bupati, Rabu (17/7/2025).
Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Dr. H. Syamsurizaldi, bersama para asisten dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam sambutannya, Sekda Syamsurizaldi mengapresiasi kepercayaan Universitas Baiturrahmah yang memilih Solok Selatan sebagai lokasi pengabdian.
Ia menilai, program KKN ini bukan hanya menjadi ajang latihan lapangan bagi mahasiswa, tetapi juga mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
“Kami berharap mahasiswa mampu menjadi teladan, menunjukkan empati, serta tampil sebagai agen perubahan dan motivator di tengah masyarakat nagari,” ungkap Syamsurizaldi.
USR9: Integrasi Ilmu dan Pengabdian Nyata
Program KKN tahun ini tersebar di 30 nagari dan berlangsung dari 17 Juli hingga 25 Agustus 2025. Para peserta akan mengimplementasikan ilmu yang mereka peroleh di bangku kuliah melalui kegiatan pengabdian nyata kepada masyarakat.
Menariknya, menjelang penutupan program, tepatnya empat hari terakhir, akan digelar puncak kegiatan bertajuk University Social Responsibility (USR9).
Kegiatan tersebut mencakup berbagai aksi sosial seperti pendidikan, penelitian, serta pelayanan masyarakat yang mengacu pada Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Salah satu program unggulan USR9 adalah pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat, yang melibatkan tenaga medis profesional termasuk dokter spesialis dari Unbrah.
Unbrah Tegaskan Komitmen Sosial Berbasis Ilmu
Perwakilan Universitas Baiturrahmah menegaskan USR9 bukan sekadar KKN konvensional. Program ini untuk menyatukan antara penguasaan ilmu, kepekaan sosial, serta aksi nyata di tengah masyarakat.
Dengan mengedepankan semangat kolaborasi dan pengabdian, Unbrah berharap program ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Solok Selatan. (*/red)






