Agusmardi Soroti Kriteria Ketua KONI Pessel 2025-2029: Harus Kompeten, Bukan Sekadar Dekat

Penulis -

Selasa, 5 Agustus 2025 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agusmardi, BAc, pemerhati olahraga Sumbar. (Foto: Dok AG)

Agusmardi, BAc, pemerhati olahraga Sumbar. (Foto: Dok AG)

Pessel, Javanusa—Menjelang Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) untuk memilih Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pesisir Selatan periode 2025-2029, berbagai pandangan mulai bermunculan dari para tokoh olahraga di Sumatera Barat (Sumbar).

Salah satunya datang dari Agusmardi, BAc, seorang pegiat olahraga yang cukup lama mengamati dinamika keolahragaan di Sumbar, termasuk juga di Pesisir Selatan (Pessel).

Ia menilai proses pemilihan ketua KONI Pessel tidak boleh hanya berdasarkan faktor kedekatan semata, tetapi harus mengedepankan uji kompetensi dan kapasitas calon.

“Untuk mendapatkan pemimpin olahraga Pessel yang mumpuni, perlu dilakukan uji kompetensi. Seorang Ketua KONI harus paham soal wawasan keolahragaan prestasi, birokrasi anggaran, serta strategi pengembangan sumber daya atlet,” ujar Agusmardi kepada wartawan, Selada (5/8).

Menurutnya, KONI bukanlah organisasi biasa. Lembaga ini berperan penting dalam membina, memajukan, dan menyatukan seluruh cabang olahraga, termasuk mengelola anggaran yang tidak sedikit. Karena itu, dibutuhkan figur yang punya kemampuan manajerial dan visi jangka panjang.

Agusmardi menegaskan, jika proses pemilihan hanya mengandalkan kedekatan personal, maka potensi kemunduran olahraga di Pessel akan kembali terulang.

“Kalau cuma karena dekat, tunggu saja kehancuran jilid berikutnya,” katanya tegas.

Ia menyarankan agar calon ketua KONI ke depan diseleksi berdasarkan rekam jejak, pengalaman di dunia olahraga, serta kemampuan memahami tata kelola organisasi dan keuangan.

Menurutnya, tantangan KONI Pessel ke depan tidak ringan dan tidak bisa diserahkan kepada orang yang tidak siap secara intelektual dan emosional.

“Jadi pemimpin itu harus punya ilmu, bukan sekadar populer. KONI butuh orang yang paham medan dan bisa berkolaborasi dengan banyak pihak, baik internal cabang olahraga maupun eksternal seperti pemerintah daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  Jaga Pesisir Selatan dari Rantau: Menguatkan Generasi Melalui Badan Diklat DPP PKPS

Agusmardi juga mendorong agar para pemilik suara dalam Musorkab nanti berpikir visioner, bukan pragmatis. Ia meminta agar pemilik suara tidak sekadar memilih karena tekanan atau iming-iming, tetapi benar-benar memilih berdasarkan kualitas calon.

Ia juga mengingatkan olahraga adalah alat pemersatu dan sarana meningkatkan martabat daerah. Jika dipimpin oleh orang yang tepat, olahraga Pessel bisa bangkit dan mencetak lebih banyak prestasi di tingkat provinsi maupun nasional.

“Selama ini, kita lihat bagaimana peran KONI begitu strategis. Tapi jika salah memilih nakhoda, yang terjadi justru konflik internal dan tumpulnya pembinaan atlet,” imbuh Agusmardi.

Ia menyebutkan Pesisir Selatan punya banyak potensi atlet yang perlu didampingi secara serius. Maka dari itu, pemimpin KONI harus bisa merancang program pembinaan jangka panjang, bukan hanya memikirkan turnamen instan yang hanya mengejar pencitraan.

Menjawab soal siapa yang layak memimpin KONI Pessel ke depan, Agusmardi tidak menyebut nama. Namun ia menekankan pentingnya membuka ruang bagi tokoh-tokoh yang punya integritas, pengalaman dan kompetensi yang bisa diuji secara terbuka.

“Jangan biarkan KONI menjadi kendaraan politik atau ajang balas jasa. KONI harus bersih, profesional, dan fokus membina atlet dan cabang olahraga,” tuturnya.

Musorkab KONI Pesisir Selatan dijadwalkan digelar pada 23 Agustus 2025, dan saat ini sejumlah nama disebut-sebut akan maju dalam bursa calon ketua.

Masyarakat olahraga pun berharap proses ini berlangsung demokratis dan benar-benar melahirkan pemimpin yang amanah.

“Dengan meningkatnya perhatian terhadap proses pemilihan ini, diharapkan KONI Pessel ke depan benar-benar dipimpin oleh sosok yang kompeten, visioner, dan mampu menjawab tantangan dunia olahraga modern,” tutupnya. (sus)

Berita Terkait

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain
Maigus Nasir Lepas 12 Atlet SOIna ke Pesonas II 2026, Berharap Bawa Pulang Medali
Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026
Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026
Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  
Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat
Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026
Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru