Indonesia–Bangladesh Perkuat Kerja Sama Energi untuk Ketahanan dan Transisi Ramah Lingkungan

Penulis -

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia-Bangladesh berkomitmen melanjutkan kerja sama energi di antara kedua negara. (Foto: Kementerian ESDM)

Indonesia-Bangladesh berkomitmen melanjutkan kerja sama energi di antara kedua negara. (Foto: Kementerian ESDM)

Yogyakarta, Javanusa—Indonesia dan Bangladesh berkomitmen memperkuat kerja sama di sektor energi melalui The First Indonesia-Bangladesh Joint Committee Meeting on Energy yang digelar di Yogyakarta, Jumat (22/8).

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang kerja sama energi pada 4 September 2023.

Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana, yang memimpin delegasi Indonesia, menegaskan pentingnya kolaborasi dengan Bangladesh di tengah tantangan global.

“Indonesia dan Bangladesh menghadapi tantangan ganda, yakni memastikan ketahanan energi sekaligus melakukan transisi menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan,” ujar Dadan.

Hubungan ekonomi kedua negara tercatat erat, dengan nilai perdagangan bilateral tahun 2024 mencapai USD 2,94 miliar. Dari jumlah itu, ekspor batu bara Indonesia mendominasi hingga USD 1,05 miliar atau setara 13,2 juta ton.

Selain batu bara, Indonesia juga mengekspor minyak sawit, arang besi (clinker), dan produk kimia. Sebaliknya, Bangladesh memasok tekstil, anyaman, dan alas kaki ke Indonesia.

Indonesia menyatakan kesiapannya menjaga pasokan batu bara yang stabil dan terjangkau untuk Bangladesh, sekaligus mendorong pengembangan teknologi batu bara bersih serta energi terbarukan.

Dengan kapasitas pembangkit listrik nasional 105 GW hingga pertengahan 2025, di mana 15% berbasis energi hijau, Indonesia optimistis menjadi mitra strategis Bangladesh.

Selain perdagangan, Indonesia membuka peluang kerja sama di bidang pengembangan SDM energi. Dua politeknik di bawah Kementerian ESDM. Yakni Politeknik Energi dan Mineral Akamigas Cepu serta Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung, siap mendukung peningkatan kapasitas tenaga kerja energi di kedua negara.

Indonesia juga membuka peluang kolaborasi pembangunan infrastruktur energi, pengembangan pembangkit listrik baru, proyek minyak dan gas bumi (migas), serta inisiatif energi terbarukan.

Baca Juga :  Uni Eropa Permudah Akses WNI dengan Visa Schengen Multi-Entry
Sinergi untuk Ketahanan dan Transisi Energi

Dadan menekankan kerja sama ini tidak hanya memperkuat persahabatan, tetapi juga menjadi fondasi jangka panjang.

“Melalui sinergi kedua negara, kita dapat memastikan ketahanan energi, mendorong keberlanjutan, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia dan Bangladesh,” ujarnya.

Dari pihak Bangladesh, Secretary of Power Division Farzana Mamtaz menilai kemitraan dengan Indonesia penting untuk memperkuat subsektor kelistrikan dan energi.

“Hampir seluruh penduduk kami kini memiliki akses listrik. Namun, seiring aspirasi menjadi negara maju, permintaan energi terus meningkat. Dalam konteks ini, Indonesia adalah mitra terpercaya yang kaya sumber daya dan teknologi,” ucapnya.

Bangladesh sendiri menargetkan 20% energi terbarukan pada 2030 dan 30% pada 2040 melalui Renewable Energy Policy 2025.

Saat ini, proyek PLTS Atap dan pembangkit angin pesisir sedang berkembang pesat. Menurut Mamtaz, pengalaman dan teknologi Indonesia dapat membantu mempercepat pencapaian target tersebut. (*/red)

Sumber: Kementerian ESDM

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru