Padang, Javanusa—Penyuluh Agama Islam Sumatera Barat mencatat prestasi membanggakan dalam ajang Penerangan Agama Islam (Penais) Award 2025. Dari delapan finalis yang diutus, dua penyuluh berhasil meraih gelar terbaik nasional.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, bersama Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad Direktur Penerangan Agama Islam, Ahmad Zayadi serta Kasubdit Bina Penyuluh Agama Islam, Jamaluddin M. Marki.
Plt Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, H. Edison, menyampaikan apresiasi kepada para penyuluh. “Prestasi ini merupakan kebanggaan Kementerian Agama Sumatera Barat. Selamat kepada para pemenang atas prestasi terbaik nasional tahun ini,” ujarnya melalui sambungan telepon, Selasa (26/8).
Dua pemenang dari Sumbar adalah:
-
- Imamul Muttaqin dari Kabupaten Pasaman Barat, kategori Penyuluh Baru, dengan inovasi metode berbasis Artificial Intelligence (AI).
- Sastra Yunita dari Kabupaten Limapuluh Kota, kategori Literasi Al-Qur’an, dengan program “Siti Sepuh”.
Penais Award 2025 diselenggarakan oleh Direktorat Penerangan Agama Islam, Kemenag RI, untuk menghargai penyuluh yang berprestasi, inovatif, dan berdedikasi tinggi.
Tahun ini mengusung tema “Bergerak, Berinovasi, dan Berdampak”, menekankan transformasi layanan bimbingan dan penyuluhan agama Islam di Indonesia.
Menag Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi kepada para penyuluh yang telah mendedikasikan hidupnya untuk membina umat.
“Penghargaan ini bukan soal hadiah, melainkan wujud pengakuan atas jasa mereka,” ujar Nasaruddin Umar. (*/red)






