Petani Milenial Cetak Omzet Miliaran, Kementan Dorong Regenerasi Pertanian Modern  

Penulis -

Kamis, 4 September 2025 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara Tani on Stage (TOS) di Graha Widya Wisuda IPB University (26/8/2025). (Foto: Kementan)

Acara Tani on Stage (TOS) di Graha Widya Wisuda IPB University (26/8/2025). (Foto: Kementan)

Bogor, Javanusa—Generasi muda kini semakin berperan dalam pembangunan pertanian nasional. Dengan semangat inovasi, mereka menghadirkan wajah baru pertanian Indonesia yang lebih modern, produktif, dan berdaya saing.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, regenerasi petani menjadi kebutuhan mendesak. Kementerian Pertanian (Kementan) berkomitmen membina, memfasilitasi, sekaligus membuka ruang inovasi bagi petani muda. Hingga kini, tercatat sekitar 300 ribu petani milenial yang mulai berkontribusi nyata di berbagai daerah.

“Petani milenial ini membanggakan. Ada yang mencetak omzet hingga Rp 10 miliar per tahun, ada yang Rp 5 miliar. Mereka inilah penggerak ekonomi kerakyatan di daerah,” ujar Mentan Amran.

Menurutnya, bonus demografi yang dimiliki Indonesia menjadi peluang emas untuk mempercepat transformasi pertanian.

Dengan digitalisasi dan inovasi, generasi muda diyakini mampu mendorong lahirnya pertanian maju, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi tinggi.

Tani on Stage Jadi Ruang Inspirasi

Semangat regenerasi petani tercermin dalam kegiatan Tani on Stage (TOS), talkshow interaktif yang mempertemukan kebijakan, inovasi teknologi, dan antusiasme mahasiswa terhadap masa depan pertanian.

Mengusung tema “Peran Anak Muda untuk Ketahanan Pangan Bangsa”, acara yang digelar di Graha Widya Wisuda IPB University (26/8/2025) diikuti lebih dari 250 peserta.

Dekan Fakultas Pertanian IPB University, Suryo Wiyono, menegaskan pertanian modern membutuhkan tiga pilar utama: teknologi, jaringan, dan pendanaan.

Ia memperkenalkan program studi baru Smart Agriculture untuk melahirkan lulusan yang menguasai teknologi pintar dan precision farming.

“Pertanian jangan hanya dimaknai sebatas bercocok tanam. Pertanian mencakup produksi, pembiayaan, distribusi hingga pemasaran. Kata kuncinya inovasi,” tegas Suryo.

Antusiasme Mahasiswa untuk Pertanian Modern

Diskusi interaktif semakin hidup dengan berbagai pertanyaan seputar mekanisasi, keberlanjutan ekologis, hingga peluang agribisnis. Suryo menekankan bahwa pertanian modern harus selaras dengan prinsip ramah lingkungan.

Baca Juga :  Yota Balad Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Punggung Lading

Mahasiswa juga diajak melihat peluang luas di sektor agribisnis, mulai dari smart farming, urban farming, industri benih, jasa alsintan, hingga digital marketing.

Sejumlah karya inovatif seperti media tanam hidroponik berbasis mikroba dan aplikasi peramalan cuaca otomatis menjadi bukti nyata kontribusi generasi muda terhadap ketahanan pangan.

Kolaborasi untuk Regenerasi Petani

Kegiatan TOS terselenggara berkat kolaborasi Kementan, IPB University, komunitas pemuda, dan pelaku usaha agritech. Acara dikemas ringan dengan dialog, testimoni petani muda, serta demo inovasi pertanian modern.

Hadirnya Tani on Stage di kampus IPB menunjukkan pertanian bukan sektor usang, melainkan ruang terbuka bagi anak muda untuk berkreasi.

Antusiasme mahasiswa menghadirkan optimisme baru: masa depan ketahanan pangan Indonesia ada di tangan generasi muda. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Muhammad Fakhri Ramadan Raih Emas Lompat Tinggi Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Alesha, Pesenam 6 Tahun Asal Payakumbuh Bersama Tsafani dan Adiba Raih Perunggu Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Berita Terbaru