Padang, Javanusa—Tawuran antar anak masih menjadi persoalan sosial yang memerlukan perhatian serius dari semua pihak.
Oleh karena itu, tidak hanya aparat penegak aturan dan sekolah, namun peran orang tua siswa juga memegang posisi yang sangat penting dalam mencegah anak terjerumus ke dalam perilaku negatif tersebut.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kota Padang, Indra Jaya saat menjadi narasumber di SMPN 6 Padang, Sabtu (21/9/2025).
Indra Jaya menegaskan, saat ini peran orang tua sangat dituntut. Masa transisi tumbuh kembang dari anak menuju remaja atau dewasa masih belum matang dalam menghadapi situasi sosial. Pada tahap ini, anak-anak sedang mencari pola hidup dan jati diri sesuai dengan lingkungannya di masyarakat.
“Pengawasan dan perhatian dari orang tua merupakan benteng utama dalam membentuk karakter anak. Dengan komunikasi yang baik, orang tua dapat memahami kondisi psikologis, pergaulan, serta aktivitas anak di luar rumah. Orang tua harus lebih aktif memantau pergaulan anak, memberikan bimbingan, serta mengarahkan mereka kepada kegiatan yang positif. Dengan begitu, potensi tawuran dapat diminimalisir sejak dini,” ungkapnya.
Langkah Preventif Pemerintah
Selain itu, pemerintah daerah bersama aparat terkait terus melakukan langkah preventif. Upaya tersebut diwujudkan melalui patroli rutin, penyuluhan ke sekolah-sekolah, serta mengajak masyarakat ikut serta menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif.
Satpol PP Padang berharap kerja sama antara orang tua, sekolah, dan aparat dapat menjadi kunci dalam memutus mata rantai tawuran pelajar.
Dengan begitu, akan lahir generasi muda yang berprestasi dan berakhlak baik, sesuai dengan harapan bersama. (*/red)






