Padang, Javanusa—Masjid Ar-Raudhah di Komplek Kampung Kalawi Timur RT 04/RW 06 kini menjadi pemantik semangat baru warga untuk beribadah sekaligus mempererat silaturahmi.
Bangunan yang dulunya hanya berupa musala kayu sederhana sejak tahun 2000 ini akhirnya berkembang menjadi masjid permanen yang representatif.
Peresmian masjid dilakukan pada Jumat (1/8/2025) melalui penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir.
Masjid Jadi Simbol Persatuan Warga
Pembina Masjid Ar-Raudhah, Edi Hasymi, menyebutkan bahwa lingkungan Komplek Kalawi Timur dihuni sekitar 300 kepala keluarga dari empat perumahan.
“Dulu kalau mau salat Jumat, warga harus berpencar ke berbagai masjid lain. Kini dengan adanya Masjid Ar-Raudhah, kami berharap warga semakin giat beribadah sekaligus lebih mudah menjalin silaturahmi,” jelasnya.
Sejalan dengan Program Smart Surau
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan peresmian Masjid Ar-Raudhah sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kota Padang, yakni Smart Surau.
“Pada 26 Juli lalu, kita melaunching program Smart Surau. Padang menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang menerapkan konsep pembangunan berbasis masjid. Bahkan, program ini kini dikenal luas,” ucapnya.
Maigus juga menambahkan Masjid Ar-Raudhah tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, melainkan juga sebagai lembaga pendidikan informal. Tujuannya, menggerakkan anak-anak agar mencintai dan meramaikan masjid.
Masjid Punya Peran Sosial dan Ekonomi
Menurut Maigus, saat ini Kota Padang memiliki sekitar 1.000 masjid dan 1.800 musala. Dengan potensi jemaah yang besar, masjid dapat memainkan peran penting tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga sosial dan ekonomi.
“Jumlah ini harus diiringi dengan semangat memakmurkan masjid,” imbuhnya.
Optimalisasi Fungsi Masjid
Kepala Kantor Kemenag Kota Padang, Edy Oktaviandi, menambahkan bahwa peresmian Masjid Ar-Raudhah perlu diikuti dengan penguatan fungsi sosial.
“Masjid harus menjadi pusat kerukunan sosial dan tempat membangun harmoni kehidupan bermasyarakat. Dari sini kita berharap lahir suasana yang damai dan penuh toleransi,” tegasnya. (*/red)






