Eksperimen Taktik Patrick Kluivert Gagal, Timnas Indonesia Takluk 2-3 dari Arab Saudi

Penulis -

Kamis, 9 Oktober 2025 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia takluk 2-3 dari Arab Saudi dalam laga ronde keempat Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di King Abdullah Sports City, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB. (Foto: IG @erickthohir)

Indonesia takluk 2-3 dari Arab Saudi dalam laga ronde keempat Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di King Abdullah Sports City, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB. (Foto: IG @erickthohir)

Jeddah, Javanusa—Taktik yang diterapkan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, tak berjalan sesuai rencana saat menghadapi Arab Saudi.

Lini belakang Garuda mudah ditembus, sementara lini depan kesulitan membangun serangan.

Dalam laga ronde keempat Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di King Abdullah Sports City, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB, Indonesia kalah 2-3 dari tuan rumah.

Tim Garuda sempat unggul lebih dulu lewat penalti Kevin Diks pada menit ke-11, namun Arab Saudi cepat merespons.

Arab Saudi Balikkan Keadaan

Tuan rumah menyamakan skor pada menit ke-17 melalui Saleh Abu Alshamat. Tekanan berlanjut, dan Arab Saudi berbalik unggul lewat penalti Feras Albrikan di menit ke-36.

Selepas jeda, Green Falcons menambah gol ketiga melalui Feras pada menit ke-62. Indonesia hanya mampu memperkecil ketertinggalan setelah Kevin Diks kembali mencetak gol penalti di menit ke-87.

Hasil ini menempatkan Arab Saudi di puncak klasemen Grup B dengan tiga poin, sementara Indonesia berada di posisi juru kunci tanpa poin.

Formasi Empat Bek Jadi Bumerang

Kluivert mencoba formasi 4-2-3-1, strategi yang jarang digunakan Indonesia selama Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pada ronde sebelumnya, Indonesia lebih sering tampil dengan tiga bek, baik di era Shin Tae-yong maupun di awal kepemimpinan Kluivert.

Dua kemenangan Indonesia di ronde ketiga—masing-masing atas China dan Bahrain dengan skor 1-0—juga diraih dengan formasi tiga bek.

Skema empat bek mulai diuji saat laga uji coba melawan Taiwan dan Lebanon pada September lalu.

Saat itu, Indonesia menang 6-0 atas Taiwan tetapi hanya bermain imbang 0-0 melawan Lebanon.

Pertahanan Rapuh dan Jarak Antar Lini Terlalu Jauh

Eksperimen kali ini tak berjalan mulus. Yakob Sayuri, yang dipasang sebagai bek kanan, beberapa kali kewalahan menghadapi serangan cepat Arab Saudi.

Baca Juga :  Kisah Eko Yuli Irawan: Dari Keluarga Sederhana hingga Beli Sawah dan Bangun Sasana Angkat Besi

Dua dari tiga gol tuan rumah berawal dari kesalahan di sisi kanan pertahanan.

Posisi alami Yakob sebagai sayap membuat perannya di lini belakang kurang optimal.

Sementara itu, dua gelandang bertahan atau pivot Indonesia, Marc Klok dan rekannya, gagal menutup ruang di lini tengah.

Klok terlihat lambat dalam transisi dan, menurut data SofaScore, tak mencatat satu pun intersep sepanjang laga.

Di lini depan, jarak antar lini yang terlalu jauh membuat penyerang minim dukungan. Akibatnya, aliran bola sering terputus dan serangan mudah dipatahkan.

Tantangan Berat di Laga Selanjutnya

Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Kluivert dan tim. Indonesia harus segera memperbaiki koordinasi antar lini jika ingin menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026.

Pada laga berikutnya, Indonesia wajib menang atas Irak untuk membuka kembali peluang di fase kualifikasi.

Kegagalan mengamankan poin bisa membuat langkah Garuda semakin berat di sisa pertandingan. (*/red)

Sumber: detik.com

Berita Terkait

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas
Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal
David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin
Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun
Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League
Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra
Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026
Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru