Pemkab Pessel Dorong Akselerasi Pembangunan Lewat Inovasi “Gerbang Pessel Maju”

Penulis -

Senin, 20 Oktober 2025 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Sekdakab Pessel, Evafauza Yuliasman, SE MSi, Datuak Tigo Lareh bersama Bupati Pessel, Hendrajoni, SH MH, Datuak Bando Basau. (Foto: Dok. Evafauza)

Pj Sekdakab Pessel, Evafauza Yuliasman, SE MSi, Datuak Tigo Lareh bersama Bupati Pessel, Hendrajoni, SH MH, Datuak Bando Basau. (Foto: Dok. Evafauza)

Pessel, Javanusa—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) tengah menggagas langkah strategis percepatan pembangunan daerah melalui program inovatif bertajuk “Gerbang Pessel Maju”, atau Gerakan Percepatan Pembangunan Pesisir Selatan Maju.

Program ini dirancang sebagai master inovasi untuk mendukung pencapaian visi-misi daerah yang tertuang dalam RPJMD.

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Pesisir Selatan, Evafauza Yuliasman, SE, M.Si, atau yang akrab disapa Datuak Tigo Lareh, Senin (20/10/2025).

Ia menekankan inovasi merupakan kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi untuk kemajuan suatu daerah.

“Dalam teori pertumbuhan ekonomi disebutkan bahwa inovasi adalah motor utama akselerasi ekonomi. Semakin tinggi tingkat inovasi, maka semakin cepat pula kemajuan ekonomi yang bisa dicapai oleh suatu daerah,” ungkapnya.

Berpijak dari teori tersebut, Evafauza menyampaikan bahwa Pemkab Pesisir Selatan merancang program “Gerbang Pessel Maju” sebagai pendekatan inovatif dari lima program unggulan daerah. Tiap program akan dilengkapi dengan inovasi spesifik yang selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Lima program unggulan itu adalah Nagari Kanyang, Nagari Pandai, Nagari Sehat, Nagari Mengaji, dan Nagari Sejahtera. Kelimanya akan menjadi pilar dalam pelaksanaan berbagai inovasi pembangunan berbasis nagari.

Untuk Nagari Kanyang, dikembangkan inovasi Sistem Ketahanan Pangan Terpadu Mandiri (SKPTM) yang mendorong kemandirian pangan masyarakat melalui sistem terintegrasi berbasis potensi lokal.

Sementara itu, Nagari Pandai difokuskan pada inovasi di sektor pendidikan. Beberapa program andalannya antara lain pendidikan gratis, beasiswa anak pintar, beasiswa anak miskin, insentif guru handal, dan pendidikan inklusif berdaya saing global.

Di sektor kesehatan, Nagari Sehat mengusung inovasi Pelayanan Kesehatan yang Membahagiakan Masyarakat, yang menekankan pada akses layanan yang cepat, ramah, serta menjangkau seluruh lapisan warga.

Baca Juga :  Menuju Predikat Paripurna, SMAN 3 Painan Diverifikasi Tim Sumbar

Adapun Nagari Mengaji menjadi basis penguatan karakter melalui Gerakan Generasi Berakhlak dan Ber-IMTAQ (Iman dan Taqwa). Ini diharapkan dapat memperkuat fondasi moral dan spiritual generasi muda di tengah tantangan zaman.

Sementara itu, Nagari Sejahtera digerakkan pula dengan inovasi GEMA PESSEL MAJU (Gerakan Ekonomi Masyarakat Pesisir Selatan) yang mencakup sektor pertanian, UMKM, perikanan, dan industri kreatif masyarakat.

Evafauza menjelaskan keseluruhan gerakan inovasi ini tidak akan berjalan maksimal tanpa didukung oleh birokrasi yang kuat dan adaptif. Untuk itu, Pemkab mendorong penguatan birokrasi melalui konsep BIROKRASI PINTAR.

“BIROKRASI PINTAR artinya birokrasi yang Profesional, INovatif, berINtegritas, Tangguh, Akuntabel, dan Responsif. Ini adalah fondasi kelembagaan yang akan menggerakkan inovasi-inovasi di lapangan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan keberhasilan inovasi sangat bergantung pada kualitas ASN sebagai penggeraknya. Diperlukan ASN yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki semangat juang tinggi atau yang ia istilahkan sebagai “petarung”.

“Kalau diibaratkan kendaraan, seorang Kepala OPD itu harus punya CC di atas 2500. Artinya, punya tenaga, daya pikir, dan keberanian untuk mengambil terobosan. Kalau hanya 1500 CC, baru jalan sedikit saja sudah ‘berasap’,” ujarnya sambil tersenyum.

Dengan hadirnya Gerbang Pessel Maju, Evafauza optimistis bahwa akselerasi pembangunan bisa tercapai secara lebih cepat dan terukur.

Ia berharap seluruh elemen daerah, mulai dari OPD hingga masyarakat nagari, dapat bergerak bersama dalam semangat kolaborasi dan inovasi.

“Ini bukan sekadar program. Ini adalah gerakan kolektif untuk menciptakan perubahan nyata di Pesisir Selatan. Inovasi tidak harus mahal, tapi harus berdampak. Kita ingin perubahan yang dirasakan masyarakat, dari nagari hingga kabupaten,” pungkasnya. (niks)

Berita Terkait

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru