Perekonomian Nasional Kuat, Pemerintah Siapkan Kelanjutan Program Unggulan 2026

Penulis -

Kamis, 30 Oktober 2025 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (29/10/2025). (Foto: BPMI Setpres)

Suasana rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (29/10/2025). (Foto: BPMI Setpres)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah memastikan kondisi perekonomian nasional tetap solid di tengah ketidakpastian global. Sejumlah indikator utama menunjukkan tren positif, menandakan daya tahan ekonomi Indonesia masih kuat.

“Relatif, perekonomian dari berbagai indeks angkanya cukup baik. Indeks kepercayaan konsumen masih di atas 100 hingga 115, pertumbuhan ritel mencapai 5,8 persen, dan PMI (Purchasing Managers Index) berada di level 50,4,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (29/10/2025).

Menurut Airlangga, tren positif juga tampak pada sektor investasi dan konsumsi masyarakat. Hingga triwulan IV 2025, realisasi investasi nasional telah mencapai Rp 1.434,3 triliun, sementara Mandiri Spending Index naik hingga 297 menjelang akhir tahun. Peningkatan ini sejalan dengan kinerja perbankan yang juga terus membaik.

Dari sisi produksi, utilisasi kapasitas industri turut meningkat, menandakan kegiatan ekonomi terus bergerak. “Utilisasi produksi juga meningkat, ini menunjukkan roda industri berjalan stabil,” tambahnya.

Regulasi Siap untuk Program Unggulan 2026

Dalam rapat terbatas tersebut, pemerintah juga membahas lanjutan berbagai program unggulan lintas sektor yang akan dijalankan pada tahun 2026.

Menurut Airlangga, sejumlah regulasi pendukung telah disiapkan agar program prioritas nasional berjalan berkesinambungan.

“Regulasinya sudah siap, antara lain PPh final untuk UMKM hingga 2027, insentif PPh 21 bagi sektor pariwisata dan padat karya, serta PPN DTP untuk sektor perumahan. Pemerintah juga memberikan potongan iuran JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) dan JKM (Jaminan Kematian),” jelas Airlangga.

Fokus pada Hilirisasi dan Ketahanan Pangan

Presiden Prabowo, kata Airlangga, juga memberi perhatian khusus pada sektor pertanian, kelautan, dan perikanan.

Pemerintah menegaskan pentingnya hilirisasi dan peningkatan nilai tambah sumber daya alam untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Subianto Bertemu Presiden Joe Biden di Gedung Putih

“Presiden mendengarkan laporan program dari berbagai sektor, termasuk pertanian dan kelautan. Misalnya, revitalisasi tambak pantura seluas 20 ribu hektare, pengembangan tambak udang terintegrasi di NTT, serta modernisasi kapal nelayan,” ujarnya.

Selain itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi perhatian, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan produktivitas nasional.

Komitmen Pemerintah Jaga Momentum Ekonomi

Airlangga menegaskan, seluruh kementerian telah menyampaikan laporan terkait program unggulan masing-masing dan akan terus memantau pelaksanaannya hingga akhir tahun.

Pemerintah berkomitmen memastikan setiap kebijakan memberi dampak nyata bagi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Hampir seluruh kementerian melaporkan program prioritas yang menjadi andalan Presiden. Semua akan dimonitor secara berkala hingga akhir 2025,” pungkasnya. (*/BPMI Setpres)

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:02 WIB

Alee Rilis Single Apa Kabarmu?, Angkat Rindu yang Kembali Setelah Perpisahan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:08 WIB

BLINGOUTKID Rilis Single Freak Like Me, Kisah Keberanian Menjadi Diri Sendiri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:03 WIB

satchi! Rilis All the Almost, Lagu Indie-Folk tentang Cinta yang Tak Kunjung Terungkap

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Gavendri Rilis Album Kedua Sympathy/Empathy, Rekam Pergulatan Hidup sebagai Orang Dewasa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Berita Terbaru