Presiden Prabowo Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada 10 Tokoh Bangsa

Penulis -

Senin, 10 November 2025 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh bangsa dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh bangsa dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). (Foto: BPMI Setpres)

Jakarta, Javanusa—Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh bangsa dari berbagai daerah dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Penganugerahan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025, sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa para tokoh yang berjuang untuk kemerdekaan dan kemajuan bangsa.

Pemberian gelar tersebut dituangkan dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 116/TK/Tahun 2025 tanggal 6 November 2025.

Gelar Pahlawan Nasional diberikan kepada tokoh-tokoh yang memiliki jasa luar biasa dalam memperjuangkan, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan Indonesia, serta berperan besar dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam upacara tersebut, Presiden Prabowo secara resmi menyerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh berikut:

    1. H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) – dari Provinsi Jawa Timur, pahlawan di bidang perjuangan politik dan pendidikan Islam. Gus Dur dikenal sebagai pejuang kemanusiaan, demokrasi, dan pluralisme di Indonesia.
    2. Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto – dari Jawa Tengah, pahlawan di bidang perjuangan nasional. Presiden kedua RI ini dikenal sebagai Bapak Pembangunan, melalui program REPELITA yang membawa Indonesia mencapai swasembada beras dan kemajuan ekonomi.
    3. Marsinah – dari Jawa Timur, pahlawan di bidang perjuangan sosial dan kemanusiaan. Ia menjadi simbol keberanian kaum pekerja dalam memperjuangkan hak-hak buruh dan keadilan sosial.
    4. Dr. Mochtar Kusumaatmadja – dari Jawa Barat, pahlawan di bidang hukum dan politik. Gagasannya tentang konsep negara kepulauan menjadi dasar Deklarasi Djuanda dan pengakuan internasional atas kedaulatan maritim Indonesia.
    5. Hajjah Rahmah El Yunusiyyah – dari Sumatera Barat, pahlawan di bidang pendidikan Islam. Ia memelopori pendidikan perempuan Islam di Indonesia dan Asia Tenggara melalui pendirian Diniyah Putri Padang Panjang.
    6. Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo – dari Jawa Tengah, pahlawan di bidang perjuangan bersenjata. Ia berperan penting dalam perang kemerdekaan dan menjaga keutuhan NKRI.
    7. Sultan Muhammad Salahuddin – dari Nusa Tenggara Barat, pahlawan di bidang pendidikan dan diplomasi. Ia membangun berbagai lembaga pendidikan, masjid, dan infrastruktur penting di wilayah Bima.
    8. Syaikhona Muhammad Kholil – dari Jawa Timur, pahlawan di bidang pendidikan Islam. Pemikirannya tentang “Hubbul Wathan Minal Iman” menjadi semangat nasionalisme santri dalam melawan kolonialisme.
    9. Tuan Rondahaim Saragih – dari Sumatera Utara, pahlawan di bidang perjuangan bersenjata. Dijuluki “Napoleon dari Batak”, ia memimpin Pasukan Raya Simalungun dalam perlawanan terhadap penjajah Belanda.
    10. Zainal Abidin Syah – dari Maluku Utara, pahlawan di bidang politik dan diplomasi. Ia berperan penting dalam mempertahankan wilayah Indonesia Timur, terutama Papua Barat, agar tetap menjadi bagian dari NKRI.
Baca Juga :  Semen Padang FC vs Persebaya: Laga Pamungkas Kabau Sirah di Kandang, Misi Akhiri Tren Buruk

Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti ruangan ketika para ahli waris naik ke panggung untuk menerima piagam dan tanda kehormatan negara yang diserahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Momen ini menjadi simbol penghargaan negara terhadap dedikasi dan pengorbanan para pahlawan dalam membangun Indonesia.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pimpinan lembaga tinggi negara, para menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan partai politik, tokoh ormas keagamaan, perwakilan Legiun Veteran Republik Indonesia, serta sejumlah kepala daerah dari berbagai provinsi. (*/BPMI Setpres)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Gavendri Rilis Album Kedua Sympathy/Empathy, Rekam Pergulatan Hidup sebagai Orang Dewasa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB