Pasbar, Javanusa—Sedikitnya 180 pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dari 90 nagari di Pasaman Barat (Pasbar) mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas selama tiga hari, 20–22 November 2025, di Hotel Guchi.
Mereka dibekali penguatan manajemen, legalitas, hingga akses permodalan agar koperasi mampu menjadi penggerak ekonomi rakyat di tingkat akar rumput.
Kegiatan ini merupakan implementasi Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Dengan mengusung tema “SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045,” pelatihan terselenggara atas kolaborasi Kementerian Koperasi RI dan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Provinsi Sumatera Barat, serta didukung Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.
Bupati Pasaman Barat Yulianto menegaskan Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi rakyat yang inklusif dan berdampak luas, bukan sekadar pelengkap struktur kelembagaan di nagari.
“Setiap tahun seluruh koperasi harus diaudit agar lebih jelas dan transparan. Alhamdulillah, Koperasi Merah Putih melaksanakan pelatihan ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan ekonomi Indonesia yang stabil,” ujarnya saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengurus KDKMP, Kamis (20/11).
Ia menekankan pembentukan KDKMP bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan langkah nyata memperkuat ekonomi kerakyatan di tengah dinamika ekonomi global yang makin kompleks.
Karena itu, ia mendorong peserta mengikuti pelatihan dengan serius dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh.
“Saya berharap peserta memanfaatkan kesempatan ini dan menerapkan ilmu yang diperoleh dalam mengelola koperasi. Kegiatan ini bisa menjadi awal langkah besar kita dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat Pasaman Barat. Mari kita satukan niat untuk membangun koperasi yang kuat, bersih, dan berdaya saing tinggi,” tegasnya.
Ketua Panitia Rona Pariska menjelaskan, pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada peserta mengenai prinsip, manfaat, kelembagaan, serta pengembangan usaha Koperasi Merah Putih.
“Pelatihan ini diikuti perwakilan dari 90 nagari, masing-masing mengirim dua peserta sebagai perwakilan Koperasi Merah Putih di nagari masing-masing,” jelasnya.
Turut hadir Asisten I Setia Bakti, Asisten II Endang Rirpinta, Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi UMKM Pasbar Pahrein, panitia pelaksana, pengurus koperasi, dan undangan lainnya. (*/red)






