Padang Pariaman, Javanusa—Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman tetap melanjutkan agenda jemput aspirasi masyarakat meski diguyur hujan gerimis.
Melalui Program Putar Roda Jemput Aspirasi, Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), meninjau sejumlah titik pelayanan publik dan infrastruktur pada rute Pendopo – Simpang Jagung – Pauh Kamba – Sintuk – Pasar Lubuk Alung – Asam Pulau – Lubuk Alung.
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Kapalo Banda Asam Pulau. Di titik ini, bupati meninjau langsung proyek perbaikan irigasi yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2025 dengan pagu anggaran sekitar Rp 200 juta.
Pekerjaan irigasi tersebut untuk mendukung ketahanan pangan daerah dan meningkatkan produktivitas pertanian warga di sekitar aliran irigasi.
Bupati JKA menyebut, perbaikan irigasi ini merupakan respons atas usulan masyarakat yang disampaikan dalam berbagai forum sebelumnya. Ia mengakui, pelaksanaan program fisik tetap harus menyesuaikan kebijakan efisiensi anggaran.
“Sedikit demi sedikit, kita berusaha memenuhi harapan rakyat. Walaupun dalam situasi efisiensi anggaran, kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” ujar JKA.
Usai meninjau irigasi, rombongan bergerak ke Pasar Lubuk Alung, salah satu pasar rakyat terbesar di Padang Pariaman.
Pasar ini sebelumnya dikenal dengan kondisi lantai yang berlumpur dan licin, serta akses jalan yang becek dan tidak tertata.
Seiring instruksi Bupati JKA kepada Dinas PUPR untuk mempercepat penataan kawasan pasar, revitalisasi Pasar Lubuk Alung mulai menunjukkan hasil.
Lantai pasar yang sebelumnya berupa “kulit jaring” diganti dengan rabat beton. Perubahan tersebut membuat area jual beli menjadi lebih bersih dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
“Sekarang lantai pasar sudah lebih bersih, aman, dan nyaman. Pembeli juga lebih betah berbelanja. Kita ingin pasar ini benar-benar memberi kenyamanan bagi pedagang dan konsumen,” kata JKA.
Rehabilitasi pasar tidak berhenti pada penggantian lantai. Pemerintah daerah juga melakukan pembenahan akses jalan yang sebelumnya becek dan berbau, serta menata area parkir untuk mendukung kelancaran aktivitas bongkar muat dan lalu lintas kendaraan di sekitar pasar. Pemerintah merencanakan tahapan lanjutan revitalisasi pada Desember mendatang, termasuk pembangunan fasilitas pendukung lainnya di lingkungan pasar.
Menutup rangkaian kunjungan, Bupati JKA mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam pengawasan dan menyampaikan masukan terhadap proses pembangunan di Padang Pariaman.
Ia menilai, dukungan publik dibutuhkan agar program yang dijalankan pemerintah daerah tepat sasaran.
“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar pembangunan di Padang Pariaman tetap berjalan dengan baik, meskipun di tengah keterbatasan. Dengan kebersamaan, kita bisa melewati berbagai tantangan,” ujarnya.
Program Putar Roda Jemput Aspirasi sendiri digelar sebagai pola pelayanan yang menghadirkan pemerintah secara langsung di tengah masyarakat.
Melalui program ini, pemerintah daerah berupaya menghimpun aspirasi warga di berbagai nagari dan pusat layanan publik, sekaligus memantau progres pembangunan di lapangan. (*/red)






