Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang mengerahkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempercepat penyaluran bantuan bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kota Padang.
Langkah ini ditempuh agar kebutuhan dasar para pengungsi di berbagai titik evakuasi bisa segera terpenuhi.
Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan, bantuan disalurkan seluas mungkin demi mengurangi beban korban.
“Seluruh OPD Pemko Padang, Forkopimda dan seluruh stakeholder lainnya kita arahkan menyalurkan bantuan ke titik-titik evakuasi korban,” terang Fadly Amran usai rapat koordinasi bersama BNPB dan Menteri PMK Pratikno, Kamis (27/11/2025).
Sejumlah perangkat daerah Pemko Padang yang terpantau menyalurkan bantuan antara lain Bappeda ke Dadok Tunggul Hitam, Dinas PMPTSP ke Pauh dan Nanggalo, Inspektorat ke Tabiang Banda Gadang, serta Dinas Perikanan dan Pangan ke Batipuh Panjang dan Padang Sarai. Bantuan juga disebar ke sejumlah wilayah terdampak lainnya.
“Kita sengaja menggerakkan semua potensi yang ada untuk mengurangi beban warga yang menjadi korban bencana. Dapur SPPG juga sudah menyalurkan bantuan makanan ke beberapa daerah terdampak. Bagi masyarakat yang memerlukan bantuan, bisa menyampaikan kebutuhannya melalui PCC 122, media sosial, atau kanal lainnya,” ujar Fadly Amran.
Saat ini Pemko Padang juga mendukung operasional enam dapur umum, yakni dapur umum Kampus Akademi Maritim Lubuk Minturun, dapur umum Posko Kantor Camat Koto Tangah, Posko Dadok Tunggul Hitam, Posko Sungai Lareh, dan Posko Purus.
Di akhir, Fadly Amran mengajak masyarakat Kota Padang serta pengurus rumah ibadah untuk bersama-sama memanjatkan doa agar Kota Padang dijauhkan dari bencana yang lebih buruk.
“Mari kita sama-sama berdoa, semoga Allah SWT segera mengangkat bencana yang tengah kita alami di Kota Padang dan Sumatera Barat, serta memberikan kekuatan untuk melakukan pemulihan secepat mungkin,” pungkasnya. (*/red)






