Pemkab Pessel Perkuat Validasi Data Stunting 2025, Fadli Amra: Akurasi Menentukan Arah Kebijakan

Penulis -

Kamis, 4 Desember 2025 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapedalitbang Pessel, Fadli Amra. (Foto: Dok. Fadli)

Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapedalitbang Pessel, Fadli Amra. (Foto: Dok. Fadli)

Pessel, Javanusa—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) menggelar kegiatan penghimpunan data stunting tahun 2025 sebagai bagian dari upaya percepatan validasi data pada aplikasi Bina Bangda Stunting.

Langkah itu bertujuan untuk memastikan seluruh informasi terkait stunting di daerah tersebut tersaji secara akurat, mutakhir, dan dapat digunakan sebagai dasar kebijakan penanganan.

Kegiatan yang berlangsung Kamis (4/12/2025) di Ruang Rapat Pantai Carocok, lantai I Kantor Bapedalitbang Pessel itu, dihadiri oleh seluruh perangkat daerah. Setiap perangkat daerah diwajibkan menghadirkan satu pejabat yang memahami isu stunting dan satu operator pengelola data sesuai penugasan resmi.

Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapedalitbang Pessel, Fadli Amra, ketika dihubungi menjelaskan penguatan data merupakan langkah krusial yang tidak bisa ditunda.

“Kami ingin memastikan data yang masuk ke sistem adalah data valid, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Fadli menegaskan akurasi data sangat menentukan keberhasilan program penanganan stunting. Tanpa data yang benar, pemerintah tidak dapat merancang intervensi yang tepat sasaran.

Ia menambahkan, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi bagian dari strategi besar menurunkan prevalensi stunting di Pesisir Selatan.

Lebih lanjut, Fadli menjelaskan integrasi data stunting merupakan amanat nasional yang harus dijalankan daerah.

“Kami mengikuti standar nasional. Data stunting bukan hanya angka, tetapi dasar kebijakan yang menyangkut masa depan anak-anak kita,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kehadiran operator data lengkap dengan perangkat kerja seperti laptop agar proses entri dan verifikasi dapat dilakukan langsung di lokasi.

Hal ini diyakini dapat meminimalkan kesalahan dan mempercepat validasi. Fadli berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kapasitas para pengelola data di tingkat perangkat daerah.

Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pessel, Evafauza Yuliasman, menegaskan penguatan basis data merupakan fondasi penting bagi pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

Baca Juga :  DPRD Tanah Datar Soroti Kinerja APBD 2024 dan Dorong Peningkatan PAD

“Kami ingin memastikan seluruh kebijakan dan program penanganan stunting berjalan berbasis data yang akurat,” ujarnya, ketika dihubung secara terpisah Kamis (4/12/2025).

Evafauza menyampaikan Pesisir Selatan menaruh perhatian besar terhadap percepatan penurunan stunting.

Ia menilai data yang baik akan menghasilkan program yang lebih tepat, efisien, dan menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Menurutnya, hal ini merupakan bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendukung target nasional pengurangan angka stunting. Ia juga menegaskan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan.

“Penanganan stunting tidak bisa dikerjakan satu instansi saja. Ini kerja bersama,” katanya.

Ia berharap kegiatan penghimpunan data tersebut menjadi titik awal semakin matangnya strategi intervensi gizi dan kesehatan anak di Pesisir Selatan.

Evafauza juga mengimbau seluruh perangkat daerah untuk memaksimalkan peran masing-masing dalam proses validasi dan pengelolaan data stunting tahun 2025.

Ia menyebutkan data yang lengkap dan akurat akan menjadi dasar kuat dalam menyusun kebijakan dan program intervensi yang lebih tepat sasaran demi peningkatan kualitas generasi masa depan. (yoniks)

Berita Terkait

Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat
Fadly Amran Minta OPD Padang Perkuat Inovasi Smart City di Enam Dimensi
Koto Tangah Siapkan 16 Venue MTQ ke-42 Padang, Ini Daftar Lokasinya
Koto Tangah Siapkan 65 Kafilah, Bidik Juara Umum MTQ ke-42 Kota Padang
Pemko Padang dan Pelindo Siapkan Penataan Muaro Padang Jadi Kawasan Wisata Maritim
Tutupi Trotoar dan Drainase, Satpol PP Padang Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Sutan Syahrir
Gubernur Mahyeldi Dorong Tata Kelola Pemerintahan Sumbar Makin Kuat, Cegah Korupsi Sejak Awal
Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru